BPOM dan Kamar Dagang Indonesia–Thailand Bahas Peluang Investasi dan Ekspor

  • 30 Apr 2026 23:09 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjajaki peluang kerja sama dengan Indonesia-Thai Chamber of Commerce untuk memperkuat sektor obat dan makanan serta mendorong peningkatan investasi dan ekspor antara Indonesia dan Thailand.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi di Jakarta pada 28 April 2026, yang juga menyoroti rencana kegiatan lanjutan seperti business matching di Bangkok dan kolaborasi akademik di Chulalongkorn University.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan sektor obat dan makanan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Ia menyebut sektor ini menyumbang sekitar 30 hingga 35 persen terhadap aktivitas ekonomi di Indonesia.

Taruna menegaskan bahwa setiap produk yang beredar di Indonesia wajib memenuhi ketentuan regulasi, termasuk memiliki izin edar sebagai jaminan keamanan, mutu, dan khasiat. Ia juga menekankan bahwa perusahaan asing harus memiliki mitra lokal atau entitas legal di Indonesia untuk dapat memasarkan produknya.

Dalam upaya mendorong ekspor, BPOM mencatat telah menerbitkan lebih dari 52 ribu Surat Keterangan Ekspor (SKE) pada 2025 untuk produk yang dikirim ke 185 negara. Lembaga ini juga menyediakan layanan konsultasi ekspor guna membantu pelaku usaha memenuhi standar regulasi di pasar internasional.

Selain itu, BPOM terus memperkuat sistem pengawasan berbasis standar global, termasuk melalui capaian status WHO-Listed Authority (WLA), yang meningkatkan kepercayaan internasional terhadap produk kesehatan Indonesia.

Dari pihak mitra, Sekretaris Jenderal INTCC Donny Yogantoro menyatakan pihaknya melihat peluang besar untuk memperluas kerja sama antara kedua negara. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam meningkatkan perdagangan dan investasi.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha Indonesia dan Thailand dalam mengakses pasar global.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....