Cara Mensterilkan Wadah ASI untuk Menjaga Kesehatan Bayi
- 30 Apr 2026 13:51 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Bagi ibu menyusui yang bekerja atau memiliki aktivitas padat, menyimpan Air Susu Ibu (ASI) perah adalah solusi utama. Namun, keamanan dan kebersihan wadah penyimpanan menjadi faktor krusial yang tidak boleh diabaikan. Bakteri yang berkembang biak pada wadah yang tidak steril dapat merusak kandungan nutrisi ASI dan membahayakan kesehatan bayi.
Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk memastikan wadah penyimpanan ASI tetap higienis dan aman digunakan.
1. Mencuci dengan Air Panas dan Sabun
Langkah pertama adalah mencuci wadah menggunakan air mengalir dan sabun khusus peralatan bayi. Gunakan sikat botol untuk membersihkan bagian dalam secara menyeluruh. Pastikan tidak ada sisa susu yang tertinggal.
| Baca juga: Kandungan Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan |
2. Merebus Wadah ASI
Setelah dicuci, wadah dapat direbus dalam air mendidih selama 5–10 menit. Metode ini efektif membunuh kuman dan bakteri. Pastikan seluruh bagian wadah terendam air selama proses perebusan.
3. Menggunakan Sterilizer
Saat ini tersedia alat sterilizer elektrik maupun berbasis uap yang praktis digunakan. Alat ini mampu mensterilkan beberapa wadah sekaligus dalam waktu singkat, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari.
4. Sterilisasi dengan Microwave
Beberapa wadah ASI dirancang aman untuk disterilkan menggunakan microwave. Biasanya digunakan bersama kantong atau wadah khusus sterilisasi. Ikuti petunjuk penggunaan untuk hasil yang optimal. Menggunakan wadah khusus microwave sterilizer sesuai instruksi produk, biasanya memerlukan waktu hanya 2–5 menit.
5. Pengeringan yang Higienis
Setelah disterilkan, biarkan wadah kering dengan sendirinya di tempat bersih. Hindari mengelap dengan kain yang berpotensi membawa kuman. Gunakan rak pengering khusus jika tersedia.
Dengan menjaga kebersihan wadah ASI, orang tua dapat membantu melindungi bayi dari risiko penyakit dan memastikan asupan nutrisi tetap aman. Kebiasaan sederhana ini memberikan dampak besar bagi kesehatan si kecil.
Pakar kesehatan menyarankan sterilisasi dilakukan setidaknya sekali sehari untuk bayi di bawah usia 3 bulan, bayi yang lahir prematur, atau bayi dengan sistem imun yang lemah. Untuk bayi yang lebih tua dan sehat, pencucian dengan sabun dan air hangat yang teliti biasanya sudah cukup, namun sterilisasi berkala tetap dianjurkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....