Selamatkan Nyawa dan Keluarga dengan Skrining Kanker Serviks sejak Dini

  • 29 Apr 2026 16:16 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kanker serviks tetap menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar bagi kaum perempuan di seluruh dunia. Berdasarkan data WHO tahun 2020, terdapat sekitar 600.000 kasus baru dengan angka kematian mencapai 340.000 jiwa per tahun, yang sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan diagnosis. Namun, para pakar kesehatan menegaskan bahwa penyakit ini sebenarnya dapat dicegah dan disembuhkan jika dideteksi sejak dini.

Dalam dialog kesehatan di RRI Batam, dr. Ikhlas Maulana menjelaskan bahwa kanker serviks adalah keganasan yang berkembang sangat lambat, memakan waktu antara 3 hingga 20 tahun dari lesi prekanker menjadi kanker aktif . "Masa perkembangan yang lama ini adalah kesempatan emas kita untuk melakukan pencegahan melalui skrining," ujarnya.

Metode Skrining yang Sederhana dan Efektif terdapat dua metode utama yang sering digunakan untuk deteksi dini, yaitu Papsmir dan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Bidan Sulastri menjelaskan bahwa Tes IVA sangat efisien dilakukan di fasilitas kesehatan primer seperti Puskesmas karena metodenya yang sederhana dan hasilnya yang cepat diketahui hanya dalam waktu 1 menit .

"Jika hasil Tes IVA menunjukkan positif lesi prekanker, pasien dapat langsung mendapatkan tindakan Kriotera—prosedur pembekuan sel menggunakan gas nitrogen untuk merontokkan sel-sel abnormal sebelum berubah menjadi kanker," jelas Bidan Sulastri.

"Pemeriksaan sederhana seperti IVA sudah bisa menyelamatkan nyawa keluarga dan teman-teman kita," pesan dr. Ikhlas. Deteksi dini bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap diri sendiri sebagai perempuan yang berharga bagi keluarga

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....