Stimulasi Dini Cegah Keterlambatan Perkembangan Anak

  • 17 Apr 2026 05:56 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Stimulasi dini menjadi langkah penting dalam mencegah keterlambatan perkembangan pada anak usia satu tahun. Pada fase ini, perkembangan otak berlangsung sangat cepat sehingga membutuhkan rangsangan yang tepat dari lingkungan sekitar, terutama dari orang tua.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, stimulasi dapat diberikan melalui aktivitas sederhana seperti mengajak anak berbicara, bermain, serta mengenalkan berbagai benda di sekitarnya. Interaksi yang konsisten membantu anak mengembangkan kemampuan motorik, bahasa, dan kognitif.

Sementara itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa kurangnya stimulasi dapat meningkatkan risiko keterlambatan perkembangan. Oleh karena itu, orang tua dianjurkan memberikan rangsangan yang sesuai dengan usia anak secara rutin dan berkelanjutan.

Orang tua juga disarankan memantau perkembangan anak secara berkala melalui layanan kesehatan. Dengan stimulasi yang tepat dan pemantauan yang konsisten, potensi keterlambatan perkembangan dapat dideteksi lebih dini dan ditangani secara optimal.

Selain itu, orang tua dianjurkan memanfaatkan berbagai aktivitas bermain sebagai sarana stimulasi yang menyenangkan. Melalui permainan sederhana, anak tidak hanya belajar, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan orang tua yang penting bagi perkembangan sosialnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....