Mengenal Bahaya Sinar Ultraviolet atau UV

  • 30 Mar 2026 16:53 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sinar Ultraviolet (UV) adalah bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang berasal dari matahari. Meskipun tidak kasat mata, dampaknya sangat nyata bagi kehidupan di bumi. Berikut adalah penjelasan mengenai Sinar UV yang dibagi ke dalam 3 jenis utama:

  1. Sinar UV-A (Gelombang Panjang): Ini adalah jenis yang paling banyak mencapai permukaan bumi (sekitar 95%). Sinar ini mampu menembus awan, kaca, hingga lapisan kulit terdalam (dermis). UV-A adalah penyebab utama penuaan dini (kerutan dan flek hitam) karena merusak kolagen kulit.
  2. Sinar UV-B (Gelombang Sedang): Sebagian besar diserap oleh lapisan ozon, namun tetap ada yang sampai ke bumi. Sinar ini lebih kuat dari UV-A dan merupakan penyebab utama kulit terbakar (sunburn). Paparan berlebih pada UV-B berkaitan erat dengan kerusakan DNA yang memicu kanker kulit.
  3. Sinar UV-C (Gelombang Pendek): Ini adalah jenis yang paling berbahaya dan mematikan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena sinar UV-C dari matahari sepenuhnya diserap oleh lapisan ozon dan atmosfer, sehingga tidak sampai ke permukaan bumi.

Tingkat bahaya sinar UV diukur melalui Indeks UV. Semakin tinggi angkanya, semakin besar potensi kerusakan pada kulit dan mata. Di Indonesia, indeks ini biasanya mencapai puncaknya (warna merah hingga ungu) antara pukul 10.00 hingga 16.00.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....