Manfaat Sholat Tarawih bagi Kesehatan Tubuh dan Mental.
- 08 Mar 2026 16:09 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Sholat tarawih bukan hanya ibadah spiritual di malam Ramadan, tetapi juga melibatkan rangkaian gerakan tubuh yang menyerupai aktivitas fisik ringan. Setiap rakaat terdiri dari berdiri, rukuk, sujud, dan duduk, sehingga tubuh tetap aktif meski menjalani ibadah puasa.
Banyak yang belum menyadari bahwa manfaat sholat tarawih bagi kesehatan tidak hanya sebatas mendapatkan pahala, tetapi juga menjaga kebugaran fisik, terutama bagi yang aktivitas fisiknya terbatas selama bulan puasa.
Kebersamaan serta rutinitas ibadah ini juga bermanfaat untuk kesehatan mental, terutama saat terjadi perubahan pola hidup selama bulan Ramadan.
Berikut ini beberapa manfaat sholat tarawih bagi kesehatan tubuh dan mental yang bisa Anda rasakan selama bulan Ramadan:
1. Melatih otot dan sendi
Gerakan berdiri, rukuk, sujud, dan duduk saat sholat tarawih membuat otot kaki, punggung, serta tangan tetap aktif bergerak. Dengan melakukannya secara rutin, kelenturan sendi dan kekuatan otot pun terjaga, sehingga manfaat sholat tarawih bagi kesehatan semakin terasa, terutama bagi yang jarang berolahraga selama puasa.
2. Mengontrol berat badan
Manfaat sholat tarawih bagi kesehatan antara lain membantu membakar kalori, karena tubuh melakukan gerakan berulang setiap malam. Jika dijalankan secara rutin sepanjang bulan Ramadan, aktivitas ini dapat mendukung pengendalian berat badan, meski pola makan berubah saat puasa dan berbuka.
| Baca juga: Manfaat Bersepeda Pagi Hari untuk Kesehatan |
3. Menurunkan stres dan memperbaiki suasana hati
Suasana khusyuk dan tenang saat sholat tarawih membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Rutinitas ini mampu menurunkan kadar hormon stres dan meningkatkan hormon indorfin, sehingga manfaat sholat tarawih bagi kesehatan mental, termasuk membuat hati lebih tenang dan perasaan lebih nyaman, semakin terasa.
4. Menjaga kesehatan jantung
Gerakan aktif dalam sholat tarawih membuat sirkulasi darah tetap lancar dan menjaga tekanan darah tetap stabil. Dengan begitu, sholat tarawih dapat mendukung kesehatan jantung, terutama bagi lansia atau orang yang minim aktivitas fisik selama bulan Ramadan.
5. Meningkatkan konsentrasi dan fokus
Membaca doa dan mengikuti setiap gerakan sholat tarawih dapat melatih otak agar lebih fokus dan konsentrasi. Kebiasaan ini tidak hanya berguna selama ibadah, tetapi juga berdampak positif pada kemampuan berkonsentrasi sehari-hari.
6. Mendukung keseimbangan dan koordinasi tubuh
Perpindahan posisi dalam sholat tarawih, mulai dari berdiri hingga duduk berulang, bermanfaat untuk menjaga koordinasi dan keseimbangan tubuh. Hal ini penting dalam mencegah jatuh, terutama pada lansia, sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....