Tips Ampuh Donor Darah saat Puasa.

  • 07 Mar 2026 16:32 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID : Saat puasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Karena itu, muncul kekhawatiran bahwa donor darah saat puasa bisa membuat tubuh semakin lemah atau berisiko dehidrasi. Lalu, apakah donor darah saat puasa boleh dilakukan?

Donor darah saat puasa pada dasarnya aman dilakukan oleh orang yang sehat. Tubuh akan mengganti volume darah yang diambil secara bertahap dalam beberapa hari. Selama kondisi fisik baik dan syarat medis terpenuhi, Anda tetap bisa berdonor tanpa mengganggu ibadah puasa.

Beberapa syarat umum yang perlu dipenuhi antara lain:

  • Berat badan minimal 50 kg
  • Kadar hemoglobin mencukupi, yaitu minimal 12,5 g/dL untuk wanita dan 13,0 g/dL untuk pria
  • Tekanan darah dan denyut nadi dalam batas normal
  • Tidak sedang sakit, kurang tidur, atau kelelahan berat

Bila Anda memiliki penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, atau gangguan darah, sebaiknya pertimbangkan kondisi Anda secara menyeluruh sebelum memutuskan donor darah saat puasa.

Agar donor darah saat puasa berjalan lancar dan tubuh tetap bugar, Anda bisa mengikuti beberapa langkah berikut:

  • Pilih waktu donor setelah berbuka atau mendekati waktu berbuka, bukan di pagi atau siang hari saat tubuh belum mendapat asupan cairan.
  • Penuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka. Usahakan minum sekitar 8 gelas air putih dalam sehari, dibagi antara waktu berbuka hingga sahur.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang mengandung zat besi, seperti daging tanpa lemak, telur, sayuran hijau, dan kacang-kacangan, supaya kadar hemoglobin tetap terjaga.
  • Istirahat yang cukup sebelum dan sesudah donor. Hindari aktivitas berat agar tubuh punya waktu untuk menyesuaikan diri.

*Catatan redaksi:

Artikel ini dimodifikasi oleh AI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....