Tips Jaga Stamina Puasa dengan Vitamin
- 05 Mar 2026 07:42 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan ataupun minuman selama lebih dari setengah hari. Untuk mencegah tubuh terasa lemas, ada sejumlah vitamin yang dapat dikonsumsi guna menjaga energi tetap stabil.
Perubahan pola makan saat puasa membuat sebagian orang lebih cepat lelah. Karena itu, asupan vitamin dan mineral tetap perlu diperhatikan agar sistem imun tetap kuat.
Menurut Kementerian Kesehatan, vitamin A, C, dan D serta mineral seperti kalsium dan zat besi memiliki peran penting dalam menjaga daya tahan tubuh serta membantu mencegah rasa letih saat berpuasa. Idealnya, kebutuhan ini dipenuhi dari makanan bergizi yang dikonsumsi saat sahur maupun berbuka, seperti sayuran hijau, buah-buahan citrus, dan produk susu. Berikut beberapa vitamin yang dianjurkan:
1. Vitamin A
Vitamin A berfungsi menjaga kesehatan mata serta menunjang imunitas. Karena bersifat larut dalam lemak, vitamin ini sebaiknya dikonsumsi setelah berbuka bersamaan dengan makanan berlemak sehat agar penyerapannya optimal.
2. Vitamin D
Vitamin D penting bagi kesehatan tulang, fungsi otot, dan daya tahan tubuh. Sama seperti vitamin A, vitamin D juga larut dalam lemak dan dianjurkan diminum setelah makan malam atau ketika berbuka.
3. Vitamin E dan K
Vitamin E bekerja sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan, sedangkan vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah dan kesehatan tulang. Keduanya lebih baik dikonsumsi setelah berbuka.
4. Vitamin C
Vitamin C merupakan vitamin larut air yang membantu memperkuat sistem imun. Waktu terbaik mengonsumsinya adalah saat sahur agar tubuh tetap fit sepanjang hari.
5. Vitamin B Kompleks
Mengutip penjelasan Universitas Airlangga, vitamin B kompleks—seperti B2, B6, dan B12—lebih baik diminum saat sahur karena berperan dalam produksi energi dan pengurangan stres. Karena tubuh tidak menyimpan vitamin larut air dalam waktu lama, mengonsumsi B kompleks saat sahur dapat membantu menunjang aktivitas selama puasa.
Sumber makanan kaya vitamin
Buah dan sayuran tetap menjadi sumber terbaik vitamin. Buah seperti kurma, aprikot kering, kismis, dan aneka buah kering lainnya mengandung serat, karbohidrat, vitamin, serta mineral seperti kalium, magnesium, kalsium, dan zat besi. Minuman berbahan aprikot kering seperti qamar el-deen juga kaya antioksidan, beta karoten, vitamin C, dan folat sehingga bermanfaat saat puasa.
| Baca juga: Perbedaan Puasa Intermiten VS Puasa Ramadhan |
Selain vitamin, mineral seperti kalsium dan zat besi juga memiliki peran penting. Zat besi membantu mencegah anemia, sedangkan kalsium menunjang kesehatan tulang dan fungsi otot.
Pada dasarnya, kebutuhan vitamin paling baik dipenuhi dari makanan bergizi seimbang. Suplemen bisa menjadi pilihan tambahan, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Jika memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat, konsultasi dengan tenaga medis sangat disarankan.
Dengan pengaturan pola makan yang tepat dan waktu konsumsi vitamin yang sesuai, ibadah puasa dapat dijalani dengan kondisi tubuh yang tetap bugar dan berenergi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....