Menjaga Kebugaran di Bulan Ramadan

  • 28 Feb 2026 10:31 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Menjaga kondisi fisik tetap prima selama bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang karena perubahan pola makan dan tidur. Para ahli kesehatan menekankan bahwa puasa bukanlah alasan untuk berhenti beraktivitas fisik sepenuhnya, namun intensitasnya perlu disesuaikan agar tidak memicu dehidrasi atau kelelahan berlebih.

Olahraga ringan hingga sedang seperti jalan santai, yoga, atau bersepeda statis sangat dianjurkan untuk menjaga sirkulasi darah tetap lancar dan otot tidak kaku selama menjalankan ibadah.

Waktu pelaksanaan olahraga menjadi faktor kunci yang menentukan kenyamanan dan keamanan tubuh saat berpuasa. Sangat disarankan untuk berolahraga mendekati waktu berbuka puasa atau setelah salat Tarawih agar tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan dan energi kembali.

Berdasarkan informasi resmi dari situs kemkes.go.id, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyarankan agar masyarakat melakukan aktivitas fisik dengan intensitas ringan hingga sedang selama 15 sampai 30 menit saja. Hal ini bertujuan agar metabolisme tubuh tetap terjaga tanpa memberikan beban berlebih pada organ dalam yang sedang beristirahat dari proses pencernaan.

Selain pengaturan waktu, asupan nutrisi saat sahur dan berbuka juga memegang peranan vital dalam menunjang aktivitas olahraga. Mengonsumsi karbohidrat kompleks dan protein saat sahur akan memberikan cadangan energi yang lebih stabil sepanjang hari, sementara hidrasi yang cukup dengan pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dan dua gelas saat sahur) sangat krusial. Tanpa cairan yang cukup, risiko kram otot dan penurunan konsentrasi akan meningkat drastis saat seseorang memaksakan diri tetap aktif di bawah terik matahari.

Terakhir, penting bagi setiap individu untuk mendengarkan sinyal dari tubuh masing-masing dan tidak memaksakan target fisik yang terlalu tinggi. Jika merasa pusing, mual, atau lemas yang tidak biasa, sebaiknya segera hentikan aktivitas dan beristirahat. Melalui keseimbangan antara olahraga yang terukur, pola makan yang sehat, dan istirahat yang cukup, masyarakat tetap dapat mencapai kebugaran maksimal sekaligus menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk. Sinergi antara disiplin spiritual dan kesehatan fisik merupakan kunci utama dalam menjalani bulan suci yang produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....