Batas Aman Konsumsi Gula Harian untuk Jaga Kesehatan Jangka Panjang
- 27 Feb 2026 21:09 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kementerian Kesehatan RI terus memberikan edukasi mengenai pentingnya membatasi asupan gula harian guna mencegah risiko penyakit tidak menular seperti obesitas dan diabetes melati sejak dini. Batas konsumsi gula yang dianjurkan berbeda-beda tergantung pada kelompok usia dan kebutuhan kalori harian masing-masing individu. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa sangat disarankan untuk lebih teliti dalam memperhatikan kandungan gula tambahan, terutama yang terdapat dalam minuman kemasan dan makanan olahan yang kini sangat mudah ditemukan di pasar.
Bagi kelompok usia anak-anak, pembatasan gula menjadi krusial karena berkaitan dengan perkembangan metabolisme dan pencegahan karies gigi. Remaja yang cenderung aktif secara fisik seringkali tidak menyadari asupan gula berlebih dari minuman manis, padahal akumulasi gula dalam jumlah tinggi dapat berdampak pada kesehatan mereka saat dewasa nanti. Sementara itu, kelompok dewasa perlu lebih disiplin dalam membatasi asupan gula agar dapat menjaga stabilitas berat badan dan menghindari komplikasi metabolik yang umumnya mulai muncul seiring bertambahnya usia.
Secara umum, pemerintah menetapkan standar konsumsi gula melalui pedoman gizi seimbang agar masyarakat memiliki panduan yang jelas dalam mengatur menu makanan harian mereka. Sesuai dengan anjuran kesehatan nasional, "Batas konsumsi gula harian yang disarankan adalah tidak lebih dari 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan per orang per hari," sebagaimana dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (yankes.kemkes.go.id). Angka ini menjadi acuan dasar bagi orang dewasa untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah risiko resistensi insulin yang berbahaya.
Ke depannya, masyarakat diharapkan lebih proaktif dalam membaca label kemasan produk sebelum membelinya guna memastikan jumlah gula yang dikonsumsi tidak melebihi ambang batas. Membiasakan diri beralih ke sumber manis alami seperti buah-buahan segar juga menjadi langkah preventif yang efektif untuk menekan ketergantungan pada pemanis buatan. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan konsumsi gula yang terkontrol, kualitas hidup masyarakat Indonesia diharapkan meningkat serta beban sistem kesehatan negara akibat penyakit kronis dapat dikurangi secara signifikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....