Motorik Halus Anak Usia Dua Tahun

  • 09 Feb 2026 08:13 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Perkembangan motorik halus anak usia dua tahun merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang yang perlu mendapat perhatian orang tua. Pada usia ini, anak mulai mampu menggunakan otot-otot kecil pada tangan dan jari untuk melakukan berbagai aktivitas sederhana, seperti memegang sendok, menyusun balok, atau mencoret-coret dengan krayon. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut perkembangan motorik halus sebagai salah satu indikator penting dalam pemantauan tumbuh kembang anak usia dini.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa anak usia dua tahun umumnya sudah mampu melakukan koordinasi tangan dan mata dengan lebih baik. Anak mulai belajar membuka tutup wadah, membalik halaman buku, hingga memasukkan benda ke dalam wadah. Kemampuan ini berperan dalam mendukung kemandirian anak sekaligus menjadi dasar bagi keterampilan yang lebih kompleks di usia selanjutnya.

Menurut pedoman World Health Organization (WHO), stimulasi yang tepat sangat berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak. Aktivitas bermain sederhana seperti menyusun mainan, menggambar, bermain pasir, atau memindahkan benda kecil dapat membantu melatih kekuatan dan koordinasi jari anak. Interaksi positif selama aktivitas tersebut juga turut mendukung perkembangan kognitif dan emosional anak.

Kementerian Kesehatan RI mengimbau orang tua untuk rutin memantau perkembangan motorik halus anak melalui posyandu atau fasilitas layanan kesehatan. Deteksi dini penting dilakukan apabila anak mengalami kesulitan menggunakan tangan atau jari sesuai tahap usianya. Dengan stimulasi yang konsisten, lingkungan yang aman, serta pendampingan orang tua, perkembangan motorik halus anak usia dua tahun diharapkan dapat berlangsung optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....