Berbagai Cara Mengatasi Dada Sesak yang Efektif
- 03 Jan 2026 17:09 WIB
- Batam
KBRN, Batam : Dada sesak sering kali disebabkan oleh masalah medis akibat adanya gangguan di paru-paru, misalnya asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK),
atau gangguan di jantung, seperti gagal jantung. Berbagai gangguan tersebut membuat proses penyebaran oksigen ke seluruh tubuh terhambat, sehingga menyebabkan sesak napas.
Selain itu, olahraga secara berlebihan, obesitas, peningkatan asam lambung, atau gangguan kecemasan juga bisa menyebabkan dada sesak.
Apabila Anda sedang mengalami dada sesak, ada beberapa cara mengatasi dada sesak yang tepat dan efektif.
Cara mengatasi dada sesak bisa dilakukan sendiri di rumah maupun dengan penanganan dari dokter. Berikut ini adalah beberapa cara tersebut dan penjelasannya:
1. Lakukan pursed lip breathing
Pursed lip breathing adalah teknik pernapasan dengan mengerucutkan bibir. Teknik ini akan membantu Anda menghirup dan mengembuskan lebih banyak udara, sehingga oksigen yang masuk ke paru-paru juga menjadi lebih banyak.
Pursed lip breathing akan membuat Anda menjadi lebih rileks, sehingga bisa diterapkan untuk mengatasi dada sesak akibat serangan asma atau kecemasan berlebih.
Berikut ini adalah langkah-langkah melakukan pursed lip breathing:
- Lemaskan otot bahu dan otot leher.
- Tarik napas secara perlahan melalui hidung selama 2 detik.
- Embuskan napas secara perlahan melalui bibir yang dikerucutkan.
Cara mengatasi dada sesak ini dapat dilakukan secara berulang selama 5–10 menit.
2. Lakukan teknik pernapasan diafragma
Cara mengatasi dada sesak juga bisa diterapkan dengan melakukan teknik pernapasan diafragma. Teknik pernapasan menggunakan bantuan diafragma, yaitu otot yang memisahkan rongga dada dan perut, agar bisa memaksimalkan paru-paru mendapatkan lebih banyak oksigen.
Pernapasan diafragma bisa mengatasi dada sesak karena asma dan PPOK. Berikut ini adalah langkah-langkah melakukan pernapasan diafragma:
- Duduk di kursi lalu letakkan satu tangan di dada dan tangan lainnya di perut.
- Tarik napas secara perlahan melalui hidung sampai perut mengembang.
- Embuskan napas melalui mulut sampai perut terasa tertarik ke dalam.
Anda dapat melakukan teknik pernapasan diafragma sebanyak 4 kali, selama 5–10 menit. Jika memungkinkan, lakukan teknik pernapasan ini di tempat yang tenang.
3. Duduk dengan posisi condong ke depan
Duduk dengan posisi condong ke depan juga bisa dilakukan sebagai cara mengatasi dada sesak. Duduk dalam posisi ini membuat ruang di rongga dada melebar agar paru-paru mengembang secara maksimal. Teknik ini bisa dilakukan untuk mengatasi dada sesak karena PPOK.
Berikut ini adalah langkah-langkah melakukannya:
- Duduklah di kursi dengan kedua kaki menapak ke lantai, kemudian condongkan tubuh bagian atas Anda sedikit ke depan.
- Letakkan lengan Anda di atas paha atau lutut.
- Bernapaslah secara perlahan melalui hidung.
4. Sandarkan tubuh ke dinding
Jika tidak tersedia kursi di sekitar Anda, Anda dapat berdiri sambil bersandar ke dinding. Posisi ini akan mengurangi tekanan pada saluran pernapasan, sehingga paru-paru akan menerima lebih banyak oksigen. Teknik ini dapat Anda lakukan jika merasa sesak napas setelah melakukan aktivitas atau olahraga yang berlebih.
Berikut ini adalah langkah-langkah cara mengatasi dada sesak dengan posisi berdiri:
- Sandarkan punggung Anda ke dinding.
- Buka kaki selebar bahu dan letakkan tangan di atas paha.
- Usahakan bahu Anda dalam keadaan rileks dan bernapaslah secara perlahan.
5. Tidur dalam posisi telentang
Jika Anda menderita obesitas dan mengalami sleep apnea, Anda bisa merasakan dada sesak saat sedang tidur. Untuk mengatasinya, ubahlah posisi tidur agar Anda bisa bernapas dengan baik.
Cobalah untuk berbaring telentang dan taruh bantal di bawah kepala dan lutut Anda. Lalu, tarik dan embuskan napas secara perlahan. Tidur dalam posisi ini bisa melebarkan saluran pernapasan yang terhambat, sehingga memudahkan Anda untuk bernapas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....