Mengapa Anak Satu Tahun Sering Tertawa Sendiri
- 11 Agt 2025 07:53 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Tertawa sendiri pada anak satu tahun sering membuat orang tua heran. Fenomena ini umumnya masih tergolong normal menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Menurut psikolog perkembangan anak Universitas Indonesia, tawa spontan menunjukkan otak sedang memproses rangsangan. Hal ini bagian dari eksplorasi emosi anak.
Anak usia ini mulai memiliki imajinasi sederhana. Mereka bisa terhibur oleh bayangan atau suara di sekitarnya.
Tawa tanpa interaksi juga dapat menandakan rasa nyaman. Anak mungkin merasa aman dalam lingkungan yang dikenalnya menurut penjelasan American Academy of Pediatrics (AAP).
Proses belajar bahasa dan sosial memengaruhi ekspresi anak. Tertawa adalah salah satu bentuk komunikasi awal.
Namun, orang tua tetap perlu memperhatikan frekuensinya. Jika disertai perilaku aneh lain, konsultasikan pada dokter anak.
Tawa berlebihan yang disertai tatapan kosong perlu pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini memastikan tidak ada gangguan pada sistem saraf.
Stimulasi positif membantu anak mengekspresikan emosi dengan sehat. Misalnya, bermain bersama atau membaca buku bergambar seperti disarankan UNICEF.
Orang tua sebaiknya menanggapi tawa anak dengan senyuman. Respons positif memperkuat ikatan emosional.
Jangan memarahi anak karena tertawa sendiri. Hal ini bisa menghambat perkembangan rasa percaya dirinya.
Pantau tumbuh kembang anak secara berkala. Pemeriksaan rutin membantu memastikan perkembangan berjalan sesuai usia.
Tertawa sendiri pada anak satu tahun umumnya bagian perkembangan. Sikap orang tua yang tenang akan sangat membantu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....