Apa Itu Influenza dan Bagaimana Bisa Menjadi Mematikan?

  • 03 Feb 2025 22:43 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Influenza, atau yang lebih dikenal sebagai flu, merupakan penyakit umum yang biasanya dapat sembuh tanpa pengobatan. Namun, dalam beberapa kasus, flu dapat menyebabkan komplikasi serius yang berpotensi mengancam nyawa. Kabar terbaru pada 3 Februari menyebutkan bahwa aktris Taiwan, Barbie Hsu, meninggal dunia akibat pneumonia yang disebabkan oleh influenza saat berlibur di Jepang. Aktris berusia 48 tahun ini dikenal melalui perannya dalam drama populer Meteor Garden tahun 2001.

Influenza adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Berbeda dengan flu biasa yang hanya menyerang hidung dan tenggorokan, influenza dapat menyebabkan peradangan yang lebih parah dengan gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, hingga kelelahan. Menurut WHO, sekitar satu miliar kasus influenza terjadi setiap tahunnya, dengan tiga hingga lima juta kasus tergolong parah. Ada empat jenis virus influenza, yaitu tipe A, B, C, dan D, namun yang paling umum menyebar adalah Influenza A (H1N1-2009), Influenza A (H3N2), dan Influenza B.

Virus influenza menyebar dengan cepat, terutama di tempat-tempat ramai seperti sekolah dan panti jompo. Penyebaran dapat terjadi melalui tetesan pernapasan yang dilepaskan saat batuk atau bersin, serta melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi. Masa inkubasi influenza berkisar antara satu hingga empat hari, dan seseorang dapat menularkan virus ini bahkan sebelum gejala muncul. Setelah gejala mulai dirasakan, virus masih dapat menyebar hingga satu minggu.

Meskipun sebagian besar penderita flu dapat pulih dalam waktu seminggu, beberapa kasus dapat berkembang menjadi penyakit serius seperti pneumonia dan sepsis. Orang dengan kondisi kesehatan tertentu lebih rentan mengalami komplikasi, termasuk lansia di atas 65 tahun, anak-anak di bawah lima tahun, ibu hamil, serta individu dengan penyakit kronis seperti gangguan paru-paru, jantung, atau imunosupresi. Kelompok berisiko tinggi disarankan untuk segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala parah.

Untuk melindungi diri dari influenza, WHO dan Kementerian Kesehatan merekomendasikan vaksinasi, terutama bagi mereka yang rentan terhadap komplikasi. Selain itu, menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, menutup mulut saat batuk atau bersin, serta mengenakan masker jika sedang sakit dapat membantu mencegah penyebaran virus. Jika terinfeksi, istirahat yang cukup, konsumsi cairan yang banyak, serta penggunaan obat antipiretik atau antivirus dapat membantu mempercepat pemulihan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....