Tarik Tunai ATM Gagal Tapi Saldo Berkurang, Ini Solusinya!

  • 02 Agt 2024 07:29 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Penarikan uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) masih menjadi primadona dikalangan masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan kemudahan dalam melakukan transaksi tunai pada mesin ATM. Pengguna hanya perlu memasukkan kartu ATM kemudian memasukkan PIN dan memilih nominal uang yang ingin ditarik dari saldo rekening ATM, secara otomatis mesin ATM akan mengeluarkan uang sejumlah nominal yang diinginkan.

Akan tetapi, penarikan tunai pada mesin ATM tidak selalu berhasil. Hal ini bisa terjadi dikarenakan beberapa hal, salah satunya adalah gangguan pada mesin ATM tersebut. Biasanya jika terjadi gangguan pada mesin ATM saat melakukan penarikan tunai yang menyebabkan uang tidak keluar. Jika mengalami Hal tersebut, pengguna ATM disarankan tidak panik dan melakukan hal-hal berikut :

Lakukan pengecekan saldo dan mutasi rekening

Cek saldo pada rekening ATM, apakah sudah terdapat pemotongan dari transaksi terakhir yang mengalami kegagalan. Pengguna bisa juga melakukan pengecekan mutasi rekening untuk mengetahui aktivitas transaksi apa saja yang telah terjadi akhir-akhir ini. Dari informasi saldo dan mutasi, pengguna ATM dapat mengetahui apakah sudah terjadi potongan saldo dari transaksi yang gagal ataupun tidak terjadi pemotongan sama sekali.

Simpan struk transaksi

Setiap pengguna melakukan transaksi di mesin ATM, selalu terdapat struk sebagai bukti transaksi pernah dilakukan. Struk tersebut biasanya berisi informasi tentang nominal penarikan, ID mesin ATM yang digunakan, lokasi dan tanggal serta waktu dilakukannya penarikan. Jadi dengan menyimpan bukti struk, pengguna bisa melaporkan transaksi gagal yang menyebabkan pemotongan saldo di rekening pengguna. Akan tetapi jika pengguna tidak memiliki struk, pengguna bisa mencatat waktu, tanggal dan lokasi penarikan serta ID dari mesin ATM yang bermasalah jika ada.

Hubungi pihak Bank

Pengguna yang mengalami gagal penarikan dapat membawa informasi terkait transaksi gagal tersebut langsung ke Bank . Dengan bukti dan informasi dari pengguna, pihak Bank akan melakukan investigasi untuk memproses pengembalian saldo yang terpotong tersebut. Jika mesin ATM jauh dari Bank, pengguna bisa melaporkan hal mengenai kegagalan penarikan melalui Call Center resmi yang selalu disediakan oleh pihak Bank. Akan tetapi, pengguna harus tetap berhati-hati jika ada nomor tidak resmi/mencurigakan yang ditempelkan disekitar mesin ATM. Penting bagi setiap pengguna jasa perbankan mengetahui Call Center dari Bank yang mereka gunakan.

Untuk waktu pengembalian saldo yang terpotong, pihak Bank memiliki kebijakan masing-masing. Untuk kejelasan hal itu, pengguna selalu dapat memastikan langsung kepada pihak Bank hingga saldo benar-benar kembali seperti semula.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....