Anthropic Buka Kantor di Singapura, Startup AI dengan Valuasi US$965 Miliar
- 30 Sep 2026 23:26 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Anthropic, perusahaan kecerdasan buatan atau AI yang mengembangkan chatbot Claude, akan membuka kantor baru di Singapura pada Oktober 2026. Ekspansi ini dilakukan ketika perusahaan tengah memperluas bisnisnya di kawasan Asia-Pasifik.
Kantor baru Anthropic akan berlokasi di kawasan Raffles Place, Singapura. Kehadiran tersebut menjadi kantor kelima perusahaan di kawasan Asia-Pasifik setelah sebelumnya Anthropic memiliki kantor di Tokyo, Bengaluru, Seoul, dan Sydney.
Pembukaan kantor tersebut sekaligus diikuti dengan perekrutan tenaga kerja lokal. Berdasarkan laman karier Anthropic, terdapat sejumlah posisi yang dibuka di Singapura, mulai dari bidang AI terapan, keuangan, pemasaran, penjualan, hingga riset ekonomi.
Anthropic menjelaskan Singapura dipilih karena memiliki konsentrasi talenta teknis yang tinggi. Negara tersebut juga menjadi pusat bisnis global dan memiliki institusi riset serta ekosistem inovasi yang dinilai mendukung perkembangan teknologi AI.
Direktur Pelaksana Internasional Anthropic, Chris Ciauri, mengatakan kehadiran perusahaan di Singapura menjadi langkah yang logis karena tingkat penggunaan Claude di negara tersebut termasuk yang tertinggi di dunia.
Berdasarkan data internal Anthropic, Singapura menempati peringkat kedua dari 121 negara dan wilayah dalam rasio penggunaan Claude dibandingkan jumlah penduduk. Kondisi tersebut membuat Singapura menjadi salah satu pasar penting bagi pengembangan bisnis Anthropic di Asia Tenggara.
Anthropic juga menargetkan kerja sama dengan berbagai sektor di Singapura. Perusahaan akan menjajaki kolaborasi dengan startup, bisnis digital, perusahaan besar, hingga sektor publik.
Permintaan penggunaan AI disebut cukup tinggi dari sektor-sektor yang memiliki regulasi ketat, termasuk layanan keuangan dan pemerintahan. Kehadiran kantor lokal diharapkan dapat memudahkan Anthropic melayani pelanggan sekaligus membangun kemitraan di kawasan Asia Tenggara.
Dale Finlay, General Manager Anthropic untuk kawasan ASEAN, akan berbasis di Singapura. Ia akan bekerja sama dengan pelanggan dan mitra bisnis Anthropic di berbagai negara Asia Tenggara.
Ekspansi ke Singapura dilakukan beberapa bulan setelah Anthropic memperoleh pendanaan besar. Pada Mei 2026, perusahaan mengumumkan putaran pendanaan senilai US$65 miliar yang dipimpin sejumlah investor, termasuk Altimeter Capital, Dragoneer, Greenoaks, dan Sequoia Capital.
Pendanaan tersebut membawa valuasi Anthropic menjadi sekitar US$965 miliar. Berdasarkan laporan yang dikutip detikINET dan Forbes, angka tersebut menempatkan Anthropic sebagai startup AI dengan valuasi tertinggi di dunia, melampaui OpenAI yang memiliki valuasi sekitar US$852 miliar pada putaran pendanaan terakhirnya.
Singapura sendiri tengah memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan AI global. Sejumlah perusahaan teknologi besar telah memperluas operasionalnya di negara tersebut, termasuk OpenAI dan Google DeepMind.
OpenAI bahkan telah mendirikan laboratorium AI terapan pertamanya di luar Amerika Serikat di Singapura. Perusahaan tersebut juga mengumumkan investasi lebih dari US$237 juta dan berencana merekrut lebih dari 200 karyawan di negara itu dalam beberapa tahun mendatang.
Google DeepMind juga telah memiliki laboratorium riset di Singapura. Sementara itu, sejumlah perusahaan AI lain seperti Mistral dan Databricks turut memperluas kehadirannya.
Bagi Anthropic, pembukaan kantor di Singapura menjadi bagian dari strategi memperluas penggunaan Claude di Asia Tenggara. Dengan meningkatnya kebutuhan perusahaan dan institusi terhadap teknologi AI, Singapura menjadi salah satu lokasi penting bagi Anthropic untuk membangun jaringan pelanggan, merekrut talenta, serta mengembangkan kemitraan regional.
Ekspansi ini sekaligus menunjukkan semakin ketatnya persaingan perusahaan AI global untuk mendapatkan talenta, pelanggan, dan posisi strategis di kawasan Asia-Pasifik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....