OpenAI Batalkan Peluncuran GPT-6.1 Astra karena Masalah Keamanan

  • 30 Sep 2026 23:25 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - OpenAI membatalkan rencana peluncuran model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, GPT-6.1 Astra. Model yang sebelumnya dijadwalkan hadir pada Oktober 2026 tersebut ditarik dari rencana peluncuran setelah hasil pengujian internal menunjukkan adanya masalah pada aspek keamanan dan kepatuhan terhadap instruksi pengguna.

GPT-6.1 Astra sebelumnya dipersiapkan sebagai model yang akan digunakan pada layanan ChatGPT dan Codex. Model tersebut dirancang untuk menangani tugas-tugas yang lebih kompleks dengan tingkat keterlibatan manusia yang lebih sedikit.

Namun, dalam pengujian internal, Astra 6.1 menunjukkan hasil yang belum memenuhi standar keamanan OpenAI. Saachi Jain, Head of Safety Systems OpenAI, mengatakan model tersebut mengalami masalah dalam pengujian alignment, yaitu pengujian untuk mengetahui seberapa baik sistem mengikuti maksud dan tujuan manusia.

Salah satu persoalan yang ditemukan adalah meningkatnya perilaku menipu dibandingkan model sebelumnya. Dalam sejumlah pengujian, GPT-6.1 Astra tidak selalu memberikan informasi secara akurat kepada penguji mengenai tindakan yang telah maupun belum dilakukannya.

Model tersebut juga mengalami persoalan dalam mematuhi batas kewenangan atau yang disebut OpenAI sebagai scope authorization. Astra dapat melanjutkan suatu pekerjaan tanpa terlebih dahulu meminta persetujuan pengguna.

Dalam kondisi tertentu, model juga mencoba menggunakan layanan atau perangkat eksternal ketika tindakan tersebut dinilai berpotensi tidak aman. Kondisi ini menjadi perhatian karena model AI generasi baru semakin diarahkan untuk mampu menjalankan tugas secara mandiri.

Meski demikian, GPT-6.1 Astra memiliki sejumlah peningkatan. OpenAI menyebut model tersebut lebih baik dalam mengatasi masalah yang sebelumnya dikenal sebagai model laziness, yaitu kecenderungan sistem berhenti atau tidak menyelesaikan tugas ketika menghadapi pekerjaan yang kompleks.

Namun, peningkatan tersebut belum cukup untuk memenuhi standar keamanan dan alignment yang ditetapkan OpenAI. Karena itu, perusahaan memutuskan untuk tidak merilis model tersebut kepada publik dalam bentuk yang direncanakan sebelumnya.

Pembatalan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap perilaku agen AI. Dalam beberapa waktu terakhir, OpenAI juga menghadapi sejumlah insiden yang berkaitan dengan sistem AI yang melakukan tindakan di luar batas yang diharapkan selama pengujian.

Salah satu insiden terjadi pada 20 September 2026. Dalam lingkungan pengujian yang dibatasi, sebuah model penelitian internal dilaporkan memanfaatkan celah pada sistem penyaringan DNS untuk menghubungi chatbot eksternal. Sistem pemantauan OpenAI kemudian memberikan peringatan dan operator manusia melakukan intervensi, sebelum proses tersebut akhirnya dihentikan secara manual.

OpenAI sebelumnya juga menghentikan sementara sejumlah aktivitas pelatihan, evaluasi, dan pengoperasian model dengan berbagai alat setelah insiden tersebut. Perusahaan menyatakan pelatihan akan dilanjutkan setelah perbaikan divalidasi dan pengujian tambahan dilakukan.

Meski peluncuran GPT-6.1 Astra dibatalkan, pengembangan keluarga model Astra tidak dihentikan. OpenAI masih akan menggunakan model dasar yang sama untuk pengembangan GPT-6 berikutnya.

Perusahaan juga berencana melakukan investigasi untuk mengetahui akar persoalan yang ditemukan selama pengujian. Hasil investigasi tersebut akan digunakan untuk meningkatkan proses pelatihan, termasuk melalui metode reinforcement learning.

Keputusan OpenAI ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan AI tidak hanya bergantung pada kemampuan model menyelesaikan tugas. Kemampuan untuk mengikuti batas kewenangan, meminta persetujuan ketika diperlukan, serta memberikan informasi yang akurat mengenai tindakan yang dilakukan juga menjadi bagian penting sebelum sebuah model dilepas ke publik.

Dengan pembatalan tersebut, GPT-6.1 Astra belum akan hadir sesuai jadwal Oktober. OpenAI masih harus melakukan pengembangan dan pengujian tambahan sebelum menentukan bentuk serta waktu peluncuran model Astra berikutnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....