ChromeOS Pensiun pada 2034, Chromebook Bisa Beralih ke Googlebook OS
- 30 Sep 2026 23:23 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Google mengumumkan rencana untuk mengakhiri dukungan sistem operasi ChromeOS pada pertengahan 2034. Sistem operasi yang selama ini menjadi dasar perangkat Chromebook tersebut nantinya akan digantikan oleh Googlebook OS, sistem operasi baru yang menggabungkan teknologi ChromeOS dan Android.
Pengumuman ini disampaikan Google melalui laman bantuan untuk pengguna enterprise dan pendidikan. Google memastikan perangkat Chromebook yang saat ini digunakan tetap mendapatkan pembaruan sistem dan keamanan sesuai masa dukungan masing-masing perangkat.
Google menyebut ChromeOS akan terus menerima pembaruan rutin dan patch keamanan hingga pertengahan 2034. Setelah periode tersebut, Google akan mengarahkan ekosistem laptopnya ke Googlebook OS.
Meski demikian, pengguna Chromebook tidak serta-merta harus membeli laptop baru. Google mengatakan banyak perangkat Chromebook terbaru akan memenuhi syarat untuk beralih ke Googlebook OS.
"Untuk perangkat yang memenuhi syarat yang baru saja dibeli dan memiliki siklus dukungan melampaui tahun 2034, Google berkomitmen untuk mendukung transisi Anda ke Googlebook OS, dengan banyak perangkat menawarkan jalur migrasi langsung," demikian penjelasan Google yang dikutip detikINET.
Namun, Google belum mengungkap daftar Chromebook yang nantinya dapat melakukan upgrade tersebut. Mekanisme perpindahan sistem operasi juga belum dijelaskan secara rinci. Google menyatakan informasi mengenai perangkat yang memenuhi syarat dan proses transisi akan diumumkan lebih lanjut.
Googlebook OS sendiri dirancang untuk menggabungkan berbagai kemampuan ChromeOS dengan teknologi Android. Google menyebut sistem baru ini akan menghadirkan dukungan aplikasi Android secara native, pengalaman lintas perangkat yang lebih terintegrasi, serta fitur berbasis kecerdasan buatan Google.
Dari sisi tampilan dan produktivitas, Googlebook OS juga akan membawa antarmuka yang lebih modern dengan kemampuan multitasking dan personalisasi yang lebih luas. Google tetap mempertahankan sejumlah prinsip utama ChromeOS, seperti keamanan, kemudahan penggunaan, kecepatan, dan pengelolaan perangkat.
Untuk pengguna bisnis dan institusi pendidikan, Google juga menyiapkan sistem manajemen perangkat Googlebook OS. Kemampuan manajemen tahap awal tersebut dijadwalkan mulai diluncurkan pada paruh kedua 2027.
Google memastikan lisensi ChromeOS Enterprise Upgrade dan ChromeOS Education Upgrade yang sudah aktif pada perangkat lama tetap berlaku dan mempertahankan kemampuan manajemen yang ada. Dengan demikian, perubahan menuju Googlebook OS tidak langsung mengharuskan seluruh pengguna Chromebook melakukan migrasi dalam waktu dekat.
Sementara itu, perangkat Chromebook dan Googlebook diperkirakan masih akan berjalan berdampingan selama beberapa tahun. Sebelumnya, Wakil Presiden ChromeOS John Maletis juga menyebut masih terdapat Chromebook baru yang sedang dalam tahap pengembangan.
Google sendiri telah membuka pre-order laptop Googlebook pertama dari sejumlah produsen, yakni Acer, Lenovo, Asus, Dell, dan HP. Perangkat-perangkat tersebut dijadwalkan mulai tersedia pada 4 Oktober 2026.
Dengan rencana tersebut, Google secara bertahap mengarahkan ekosistem laptopnya dari ChromeOS menuju Googlebook OS. Namun, hingga saat ini pengguna masih harus menunggu informasi resmi mengenai perangkat mana saja yang dapat melakukan upgrade serta bagaimana proses migrasinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....