Spekulasi Matahari menelan Planet Miliaran Tahun Lalu Kembali Menguat

  • 30 Sep 2026 15:51 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Matahari ternyata mungkin menyimpan rahasia besar dari masa awal terbentuknya Tata Surya. Penelitian terbaru mengungkap kemungkinan bahwa Matahari pernah menelan sebuah planet beberapa miliar tahun lalu.

Planet yang diduga menjadi korban tersebut diperkirakan merupakan jenis super-Bumi, yakni planet dengan massa beberapa kali lebih besar dibandingkan Bumi. Para peneliti menduga, jejak dari peristiwa tersebut mungkin masih tersimpan jauh di dalam struktur Matahari hingga saat ini.

Penelitian yang dipimpin Mutlu Yildiz dari Ege University, Turki, menggunakan pemodelan evolusi bintang untuk melihat apakah penelanan sebuah planet dapat menjelaskan sejumlah karakteristik Matahari yang selama ini sulit diterangkan. Hasil pemodelan menunjukkan, model yang paling sesuai dengan kondisi Matahari saat ini melibatkan sebuah planet dengan massa sekitar lima hingga sepuluh kali massa Bumi.

Para ilmuwan menduga, peristiwa tersebut terjadi ketika Matahari masih sangat muda. Pada masa itu, Matahari diperkirakan dikelilingi cakram gas dan debu yang menjadi tempat terbentuknya planet-planet. Salah satu kemungkinan yang diajukan adalah sebuah super-Bumi terbentuk di wilayah dekat Matahari, kemudian perlahan bermigrasi melalui cakram tersebut hingga akhirnya masuk ke dalam Matahari.

Penelanan planet itu diduga dapat meninggalkan perubahan pada komposisi kimia dan struktur internal Matahari. Salah satu petunjuknya adalah kandungan litium di permukaan Matahari yang relatif rendah.

Penelitian ini juga mencoba menjelaskan sejumlah perbedaan antara model standar evolusi Matahari dengan hasil pengamatan, termasuk karakteristik zona konveksi serta struktur kecepatan suara di bagian dalam Matahari. Namun, para ilmuwan menegaskan bahwa ini belum menjadi bukti langsung bahwa Matahari benar-benar pernah menelan planet.

Kesimpulan tersebut saat ini masih didasarkan pada pemodelan komputer dan karakteristik Matahari yang diamati. Para peneliti justru berharap dapat menemukan tanda atau "sidik jari" kimia maupun struktural di dalam Matahari yang bisa mengonfirmasi peristiwa tersebut secara independen.

Jika jejak itu nantinya berhasil ditemukan, temuan tersebut dapat membantu menjelaskan mengapa Tata Surya kita tidak memiliki planet super-Bumi, padahal jenis planet seperti ini cukup umum ditemukan di sistem bintang lain.

Penelitian mengenai kemungkinan Matahari menelan planet tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. Dengan demikian, untuk saat ini, Matahari yang kita kenal sebagai sumber energi kehidupan di Bumi masih menyimpan sebuah misteri: apakah miliaran tahun lalu, bintang kita pernah menjadi tempat berakhirnya sebuah planet raksasa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....