Starship Space X Berhasil Tiba di Orbit Bumi

  • 30 Sep 2026 15:55 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Roket Starship milik SpaceX akhirnya berhasil mencapai orbit Bumi untuk pertama kalinya setelah uji terbang ke-14 Starship yang diluncurkan dari fasilitas SpaceX di Starbase, Texas, Amerika Serikat.

Starship merupakan roket terbesar dan paling bertenaga yang pernah dikembangkan SpaceX. Kendaraan ini terdiri dari dua bagian utama, yakni booster Super Heavy dan wahana Starship sebagai tahap atas. Sekitar dua menit setelah peluncuran, booster Super Heavy berhasil memisahkan diri dari wahana utama. Starship kemudian melanjutkan perjalanan menuju orbit Bumi.

Namun, penerbangan tersebut sempat menghadapi masalah. Salah satu mesin Raptor pada tahap atas Starship mengalami gangguan dan mati lebih cepat dari yang direncanakan. Kondisi tersebut sempat membuat tim SpaceX mempertimbangkan untuk membatalkan upaya mencapai orbit. Setelah melakukan evaluasi, tim akhirnya memutuskan untuk tetap melanjutkan penerbangan menggunakan mesin yang masih berfungsi.

Sekitar 25 menit setelah lepas landas, Starship berhasil melakukan manuver penyisipan orbit dan untuk pertama kalinya mengelilingi Bumi.

Selain mencapai orbit, Starship juga membawa misi komersial pertamanya dengan mengangkut 26 satelit Starlink V3. Seluruh satelit tersebut berhasil dilepaskan ke orbit rendah Bumi dan kemudian dinyatakan beroperasi secara normal.

Satelit Starlink V3 merupakan generasi terbaru yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas jaringan internet satelit milik SpaceX. Keberhasilan membawa dan melepaskan satelit tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam penerbangan kali ini.

Meski demikian, penerbangan tidak berlangsung selama rencana awal. SpaceX sebelumnya menargetkan Starship mengorbit Bumi sekitar enam kali dalam penerbangan yang berlangsung hingga 10 jam.

Karena adanya masalah pada mesin, SpaceX akhirnya memperpendek misi menjadi sekitar tiga jam. Setelah menyelesaikan tugas utamanya, Starship kembali memasuki atmosfer dan melakukan pendaratan di Samudera Pasifik.

Sementara itu, booster Super Heavy juga berhasil menyelesaikan manuver kembalinya setelah terpisah dari Starship dan melakukan pendaratan di perairan Teluk Meksiko.

Keberhasilan mencapai orbit menjadi tonggak penting bagi pengembangan Starship. Sebelumnya, 13 penerbangan uji Starship belum pernah berhasil mencapai orbit penuh.

SpaceX mengembangkan Starship untuk berbagai misi, mulai dari membawa satelit dalam jumlah besar hingga mendukung misi manusia ke Bulan dan, dalam jangka panjang, eksplorasi Mars.

NASA juga memilih Starship sebagai salah satu kendaraan yang akan digunakan dalam program Artemis untuk membawa astronaut menuju Bulan. Karena itu, kemampuan Starship mencapai orbit menjadi salah satu tahapan penting sebelum kendaraan tersebut digunakan dalam misi luar angkasa berawak.

Keberhasilan penerbangan ke-14 ini sekaligus menunjukkan kemajuan program Starship, meskipun masih terdapat persoalan teknis yang harus diselesaikan, terutama terkait keandalan mesin dan kemampuan kendaraan untuk menjalankan misi secara penuh.

Bagi SpaceX, pencapaian tersebut menjadi langkah penting menuju target menjadikan Starship sebagai kendaraan peluncur yang dapat digunakan secara rutin dan pada akhirnya mendukung misi manusia menuju Bulan serta Mars.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....