Copilot+ Resmi di Pensiunkan Microsoft untuk Laptop Windows
- 30 Sep 2026 15:45 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Microsoft resmi menghentikan penggunaan branding Copilot+ PC untuk laptop Windows, hanya sekitar dua setengah tahun setelah kategori perangkat tersebut diperkenalkan.
Copilot+ PC pertama kali diperkenalkan Microsoft pada 2024 sebagai branding untuk laptop Windows dengan spesifikasi khusus yang mampu menjalankan berbagai fitur kecerdasan buatan atau AI secara lokal.
Keputusan menghentikan branding tersebut terlihat ketika Microsoft memperkenalkan Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci generasi terbaru. Meski kedua perangkat memenuhi persyaratan teknis yang sebelumnya ditetapkan untuk Copilot+ PC, Microsoft tidak lagi menggunakan label tersebut dalam peluncurannya.
Corporate Vice President Microsoft Surface, Brett Ostrum, mengonfirmasi bahwa perangkat-perangkat tersebut memang tidak lagi disebut sebagai Copilot+ PC. Namun, ia menegaskan bahwa perangkat tersebut tetap memenuhi standar yang sebelumnya ditetapkan Microsoft untuk kategori tersebut.
Microsoft kini lebih menekankan kemampuan AI di perangkat atau edge computing, serta konsep sistem hybrid yang menggabungkan pemrosesan di perangkat dengan layanan berbasis cloud.
Pandangan serupa disampaikan Kedar Kondap, Senior Vice President Compute and Gaming Qualcomm. Menurutnya, tujuan awal Copilot+ PC adalah mendefinisikan kategori perangkat berdasarkan kemampuan AI, termasuk penggunaan Neural Processing Unit atau NPU dengan kemampuan tertentu.
Dengan perubahan tersebut, perangkat yang menawarkan kemampuan AI serupa kemungkinan tetap hadir, tetapi tidak lagi menggunakan nama Copilot+ PC sebagai identitas produknya.
Branding Copilot+ PC sendiri sempat menghadapi berbagai persoalan sejak diluncurkan. Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah fitur Microsoft Recall, yang sempat ditunda karena adanya kekhawatiran terkait keamanan dan privasi.
Laptop Copilot+ PC juga sebelumnya diperkenalkan dengan tombol khusus pada keyboard untuk mengakses asisten AI Copilot. Namun, Microsoft belakangan memberikan pilihan kepada pengguna untuk mengubah fungsi tombol tersebut menjadi tombol Control atau Context Menu.
Dalam perkembangannya, sejumlah produsen PC juga mulai menghilangkan branding Copilot+ PC dari materi promosi dan nama produk mereka selama dua tahun terakhir.
Microsoft sendiri masih melanjutkan pengembangan AI untuk komputer Windows. Perangkat flagship perusahaan berikutnya disebut akan menggunakan chip Nvidia RTX Spark, yang diposisikan untuk mendukung perkembangan AI personal di Windows.
Belum diketahui apakah Microsoft akan memperkenalkan nama atau branding baru sebagai pengganti Copilot+ PC. Yang jelas, penghentian branding ini tidak berarti Microsoft meninggalkan teknologi AI pada komputer Windows, melainkan menandai perubahan cara perusahaan mengategorikan dan memasarkan perangkat AI tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....