Tidak Hanya Bikin Kulit Halus, Glycolic Acid Punya Potensi untuk Kulit Kepala

  • 16 Sep 2026 11:39 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Selama ini glycolic acid lebih dikenal sebagai salah satu bahan aktif dalam produk perawatan wajah. Kandungan yang termasuk dalam kelompok alpha hydroxy acid (AHA) ini banyak digunakan untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan membuat permukaan kulit terasa lebih halus. Namun, manfaat eksfoliasi glycolic acid ternyata tidak hanya menjadi perhatian dalam perawatan kulit wajah. Bahan ini juga mulai digunakan dalam sejumlah produk perawatan kulit kepala karena kemampuannya membantu proses pengelupasan sel kulit mati. Kulit kepala pada dasarnya juga merupakan bagian dari kulit yang membutuhkan perawatan. Keringat, minyak, sel kulit mati, debu, serta sisa produk rambut dapat menumpuk apabila tidak dibersihkan dengan baik. Kondisi tersebut dapat membuat kulit kepala terasa lebih berminyak, gatal, atau mengalami penumpukan sisik.

Glycolic acid bekerja sebagai bahan eksfoliasi dengan membantu melonggarkan ikatan antarsel kulit mati di permukaan kulit. Karena itu, penggunaannya pada produk yang memang diformulasikan untuk kulit kepala berpotensi membantu mengurangi penumpukan tersebut. Masalah kulit kepala seperti ketombe sendiri bersifat multifaktorial. Produksi sebum, mikroorganisme seperti Malassezia, serta respons peradangan dapat berperan dalam munculnya ketombe. Penelitian menunjukkan kulit kepala yang mengalami ketombe memiliki perubahan pada struktur epidermis dan peningkatan aktivitas proliferasi sel kulit dibandingkan kulit kepala yang sehat. Meski demikian, penggunaan glycolic acid pada kulit kepala tidak berarti dapat mengatasi seluruh masalah rambut. Hingga saat ini, bukti ilmiah yang secara khusus menunjukkan bahwa glycolic acid dapat menghentikan kerontokan atau mempercepat pertumbuhan rambut masih terbatas.

Sebuah penelitian terbaru mengenai terapi asam pada kulit kepala penderita dermatitis seboroik memang menemukan perbaikan pada kemerahan, sisik, dan rasa gatal setelah terapi. Namun, penelitian tersebut menggunakan formulasi kombinasi lima jenis asam, sehingga hasilnya tidak dapat secara langsung dianggap sebagai bukti bahwa glycolic acid tunggal mampu mengatasi kondisi tersebut. Karena sifatnya sebagai eksfoliator, penggunaan glycolic acid pada kulit kepala juga perlu dilakukan dengan hati-hati. Konsentrasi yang terlalu tinggi atau penggunaan terlalu sering dapat menyebabkan iritasi, terutama pada kulit kepala yang sensitif atau sedang mengalami luka dan peradangan.

Penggunaan produk khusus kulit kepala dengan kandungan glycolic acid sebaiknya mengikuti petunjuk pemakaian. Hindari mengaplikasikan produk eksfoliasi wajah dengan konsentrasi tinggi secara sembarangan ke kulit kepala. Bagi mereka yang mengalami ketombe ringan, perawatan kulit kepala secara rutin dapat membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan. Namun, jika ketombe sangat tebal, kulit kepala terasa sangat gatal, muncul kemerahan atau luka, maupun kerontokan berlangsung terus-menerus, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit. Dengan demikian, glycolic acid bukan hanya dikenal dalam dunia skincare wajah. Kandungan ini juga memiliki potensi dalam perawatan kulit kepala, terutama sebagai bahan eksfoliasi. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala dan tidak sebaiknya dianggap sebagai solusi tunggal untuk ketombe maupun kerontokan rambut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....