Mie Instan Dilapisi Lilin? ternyata Ini Fakta Sebenarnya

  • 08 Sep 2026 03:59 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam -Anggapan bahwa mie instan dilapisi lilin agar tidak lengket dan tahan lama masih sering beredar di masyarakat. Namun, anggapan tersebut merupakan mitos.

Mie instan tidak dibuat dengan cara melapisi permukaannya menggunakan lilin. Dalam proses produksinya, adonan mie dicampur, dibentuk menjadi lembaran dan untaian, kemudian dikukus sebelum melalui proses penggorengan atau pengeringan.

Standar Codex untuk mie instan juga mengenal dua jenis produk, yakni mie yang digoreng dan mie yang tidak digoreng. Proses tersebut bertujuan menurunkan kadar air sehingga mie dapat disimpan lebih lama dan cepat dimasak kembali.

Pada mie instan yang diproduksi melalui proses penggorengan, minyak memang digunakan untuk membantu mengurangi kadar air. Penelitian dalam LWT - Food Science and Technology menunjukkan bahwa suhu dan proses penggorengan berpengaruh terhadap kadar air serta penyerapan minyak pada mie instan.

Sementara itu, permukaan mie yang terlihat mengilap setelah dikeringkan tidak serta-merta menunjukkan adanya lapisan lilin. Penampilan dan tekstur mie dipengaruhi oleh bahan penyusunnya serta proses pengolahan, termasuk pengukusan dan pengeringan.

Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa teknologi pengeringan dengan udara panas dapat menghasilkan struktur mie yang memungkinkan mie kembali menyerap air dengan baik ketika dimasak. Artinya, karakteristik mie instan dapat terbentuk melalui proses pengolahan, bukan karena harus diberi lapisan lilin.

Meski isu lilin merupakan mitos, konsumsi mie instan tetap perlu diperhatikan. Salah satu hal yang lebih penting adalah kandungan natrium atau garam dalam produk dan bumbunya.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi natrium kurang dari 2.000 miligram per hari, setara kurang dari 5 gram garam. Konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular.

Karena itu, mie instan tetap dapat dikonsumsi secara bijak dengan memperhatikan jumlah dan frekuensinya. Mie juga dapat dilengkapi dengan telur, ikan, daging, serta sayuran agar makanan menjadi lebih beragam.

Jadi, mie instan tidak perlu ditakuti karena isu lapisan lilin. Yang lebih penting adalah memperhatikan kandungan gizi, terutama natrium dan lemak, serta menjaga pola makan tetap seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....