Kolaborasi Peneliti & Nakes, Kunci Pengembangan AI untuk Anak Berkebutuhan Khusus
- 31 Jul 2026 08:22 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pengembangan Artificial Intelligence (AI) di bidang pendidikan dan kesehatan anak berkebutuhan khusus membutuhkan kolaborasi erat antara peneliti teknologi informasi dengan psikolog maupun dokter spesialis. Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor utama dalam menghasilkan sistem AI yang akurat dan dapat dimanfaatkan secara luas.
Dosen dan Mahasiswi Doktoral Universitas Ahmad Dahlan, Nurul Azwanti, mengatakan AI bekerja dengan mempelajari data. Karena itu, kualitas dan jumlah data yang digunakan akan sangat menentukan hasil analisis maupun prediksi yang dihasilkan sistem.
"Semakin banyak data yang kita masukkan, semakin baik karena AI akan mempelajari data tersebut sehingga hasil prediksi atau hasil screening yang dikeluarkan nantinya akan lebih akurat," ujarnya.
Menurut Nurul, peneliti di bidang teknologi informasi tidak dapat bekerja sendiri dalam mengembangkan AI. Data yang digunakan harus berasal dari psikolog maupun dokter anak yang memahami kondisi anak berkebutuhan khusus berdasarkan pemeriksaan langsung.
Ia menjelaskan, setelah data diperoleh, peneliti akan mengolahnya menggunakan teknologi machine learning hingga menghasilkan sebuah model AI. Hasil tersebut kemudian dikembalikan kepada para ahli untuk divalidasi sehingga sistem yang dibangun benar-benar sesuai dengan kondisi nyata.
"Kita dari bidang IT meminta data dari psikolog atau dokter anak sebanyak-banyaknya, kemudian kita melakukan pengolahan di bidang AI. Output-nya itulah yang akan kita tunjukkan kembali kepada psikolog apakah sudah sesuai dengan data yang dimasukkan sebelumnya," kata Nurul.
Melalui proses tersebut, AI diharapkan mampu membantu orang tua memperoleh gambaran awal mengenai kemampuan komunikasi, interaksi sosial, maupun kemampuan akademik dasar anak sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Nurul menegaskan bahwa kolaborasi lintas disiplin menjadi fondasi utama dalam pengembangan AI di bidang kesehatan. Tanpa dukungan data yang valid dari tenaga profesional, sistem AI tidak akan mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat dipercaya.
Ia berharap semakin banyak institusi pendidikan, rumah sakit, psikolog, serta peneliti yang bekerja sama membangun basis data berkualitas sehingga teknologi AI dapat memberikan manfaat nyata bagi anak berkebutuhan khusus dan keluarga mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....