Jangan Asal Beli! Perlunya Ketelitian Memilih Car Seat yang Aman Bagi Anak

  • 30 Jul 2026 10:08 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, BATAM - Kesadaran para orang tua di Indonesia akan pentingnya keselamatan anak saat berkendara di dalam mobil terus meningkat. Penggunaan kursi keselamatan anak atau car seat kini bukan lagi dianggap sekadar aksesori tambahan, melainkan kebutuhan utama untuk melindungi buah hati dari risiko cedera saat terjadi benturan keras atau kecelakaan.Orang tua perlu memperhatikan sejumlah aspek agar kursi pengaman dapat berfungsi secara optimal dan memberikan perlindungan maksimal.

Dengan beragam jenis dan model car seat yang beredar di pasaran kerap membuat para orang tua bingung. Memilih car seat yang tepat tidak boleh dilakukan secara asal-asalan karena berkaitan langsung dengan standar keamanan anak.

Berikut adalah panduan praktis dan kriteria penting dalam memilih car seat yang sesuai dengan kebutuhan.

1. Sesuaikan dengan Usia, Berat, dan Tinggi Badan Anak

Kesalahan paling umum yang sering dilakukan orang tua adalah membeli car seat tanpa memperhitungkan postur tubuh anak. Secara umum, car seat terbagi menjadi beberapa tingkatan:

  • Infant Car Seat (Untuk Bayi Baru Lahir – Usia 1 Tahun / maks. 13 kg): Dirancang khusus menghadap ke belakang (rear-facing). Posisi ini sangat krusial untuk melindungi leher, kepala, dan tulang belakang bayi yang masih rentan dari dorongan benturan.
  • Convertible Car Seat (Untuk Balita / Usia 1 – 4 Tahun): Lebih fleksibel karena bisa dipasang menghadap ke belakang (rear-facing) untuk bayi, lalu diubah menghadap ke depan (forward-facing) saat anak sudah tumbuh lebih besar.
  • Booster Seat (Untuk Anak Usia 4 – 12 Tahun / Berat di atas 18 kg): Bertujuan untuk meninggikan posisi duduk anak agar sabuk pengaman bawaan mobil (seatbelt) dapat terpasang dengan pas di bahu dan dada, bukan menekan leher atau perut.

2. Periksa Sistem Penguncian Mobil

Sebelum memutuskan membeli, periksa terlebih dahulu fitur pengait pada mobil yang dimiliki:

  • Sistem ISOFIX: Merupakan standar keamanan modern yang menghubungkan car seat langsung ke sasis mobil menggunakan kaitan besi. Pemasangannya jauh lebih mudah, stabil, dan minim risiko salah pasang.
  • Sabuk Pengaman (Seatbelt): Jika mobil belum memiliki fitur ISOFIX, pilih car seat yang mendukung penguncian menggunakan sabuk pengaman tiga titik. Pastikan Anda membaca buku petunjuk agar penguncian benar-benar kencang dan tidak bergeser lebih dari 2,5 cm.

3. Pastikan Memiliki Sertifikasi Standar Keamanan

Pastikan produk yang telah dibeli lulus uji bentur dan mengantongi sertifikasi keselamatan internasional yang teruji, seperti ECE R44/04 atau standar terbaru ECE R129 (i-Size) dari Eropa, serta standar FMVSS 213 dari Amerika Serikat. Tanda sertifikasi ini biasanya tertera dalam bentuk stiker atau label resmi pada bodi car seat.

4. Perhatikan Kenyamanan dan Kemudahan Perawatan

Pilih material kain yang sejuk, memiliki sirkulasi udara yang baik dan beralas empuk agar anak betah berlama-lama di dalam mobil. Anak-anak rentan menumpahkan makanan atau minuman. Pilih car seat dengan sarung penutup yang dapat dilepas dan dicuci dengan mudah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....