Peneliti BRIN Temukan Begonia hattae, Spesies Baru Penghormatan untuk Bung Hatta

  • 24 Jul 2026 19:08 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sebuah penemuan penting di bidang keanekaragaman hayati kembali memperkaya daftar flora endemik Indonesia. Dalam jurnal ilmiah internasional Taprobanica (The Journal of Asian Biodiversity) Volume 15 Nomor 2 Tahun 2026, para peneliti melaporkan penemuan satu spesies baru Begonia dari Sumatera Barat, sekaligus mendokumentasikan kembali tiga spesies Begonia yang sebelumnya sudah lama tidak ditemukan di alam.

Hasil penelitian yang ditulis oleh M. Efendi, I.Q. Lailaty, Y. Suhendri, dan W.H. Ardi tersebut telah melalui proses penelaahan ilmiah. Naskah diajukan pada 14 Februari 2025, diterima pada 29 Mei 2026, dan dipublikasikan secara resmi pada 16 Juli 2026 dalam jurnal Taprobanica dengan DOI: 10.47605/tapro.v15i2.405.

Perjalanan panjang eksplorasi biji Begonia di Sumatera Barat membuahkan hasil membanggakan. Tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi satu spesies baru yang kemudian diberi nama Begonia hattae. Penamaan ini merupakan bentuk penghormatan kepada Mohammad Hatta, Wakil Presiden pertama Republik Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Penemuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal Taprobanica edisi Juli 2026, bertepatan dengan bulan kelahiran Bung Hatta

Pemberian nama Begonia hattae tidak hanya menjadi penghargaan bagi salah satu tokoh pendiri bangsa, tetapi juga membawa pesan penting tentang pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia. Para peneliti berharap publikasi ilmiah ini menjadi bentuk keabadian nama Mohammad Hatta sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga kekayaan flora Nusantara yang memiliki nilai ekologis dan ilmiah sangat tinggi.

Secara morfologi, Begonia hattae memiliki karakteristik yang membedakannya dari kerabat terdekatnya. Spesies ini mempunyai dua tepal pada bunga jantan maupun betina serta tidak memiliki indumentum atau rambut pada bagian ujung tangkai daun. Kesederhanaan ciri fisik tersebut diibaratkan sebagai refleksi dari pribadi Mohammad Hatta yang dikenal sederhana dan bersahaja dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Penemuan Begonia hattae menjadi bagian dari hasil eksplorasi yang lebih luas di Sumatera Barat. Dari total 41 jenis Begonia yang telah terdokumentasi di wilayah tersebut, sebanyak 26 jenis berhasil ditemukan kembali dalam kegiatan survei. Temuan ini semakin menegaskan bahwa Sumatera Barat merupakan salah satu pusat keanekaragaman Begonia di Pulau Sumatra dengan potensi flora yang luar biasa untuk terus diteliti dan dilestarikan.

Selain mendeskripsikan spesies baru, penelitian ini juga berhasil mencatat rediscovery atau penemuan kembali tiga spesies Begonia, yaitu Begonia halabanensis, Begonia goegoensis, dan Begonia longipedunculata, serta memperluas catatan persebaran Begonia lilliputana ke Sumatera Barat. Namun demikian, habitat alami beberapa spesies tersebut berada di kawasan hutan batu kapur yang kini menghadapi ancaman akibat aktivitas pertambangan yang terus berkembang.

Keberhasilan penelitian ini merupakan hasil kolaborasi lintas pusat riset di BRIN. Tim terdiri atas Muhammad Efendi dan Intani Quarta Lailaty dari Pusat Riset Botani Terapan, Wisnu Handoyo Ardi dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, serta Yudi Suhendri dari Direktorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN. Kolaborasi tersebut menjadi contoh sinergi penelitian yang mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan dan konservasi biodiversitas Indonesia.

Penemuan Begonia hattae menjadi pengingat bahwa Indonesia masih menyimpan banyak kekayaan hayati yang belum sepenuhnya terungkap. Eksplorasi, penelitian, dan upaya konservasi harus terus diperkuat agar spesies-spesies endemik tetap lestari di habitat alaminya. Dengan demikian, warisan alam Indonesia tidak hanya dapat dinikmati oleh generasi saat ini, tetapi juga menjadi sumber ilmu pengetahuan dan kebanggaan bagi generasi mendatang. (M. Efendi, I.Q. Lailaty, Y. Suhendri & W.H. Ardi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....