Makna dan Fungsi Executive Function dalam Psikologi

  • 22 Jul 2026 10:39 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kalau di perusahaan ada CEO, otak punya executive function yang mengatur sistem manajemen otak. Dinamakan begitu karena keterampilan ini memang memungkinkan seseorang menetapkan tujuan, membuat rencana, dan menyelesaikan berbagai hal termasuk anak-anak. Ketika fungsi eksekutif tidak berkembang dengan baik, anak bisa mengalami berbagai masalah dalam kesehariannya. Lalu, sebenarnya apa itu executive function dan bagaimana cara melatihnya?

Mengutip Psychology Today, executive function adalah serangkaian proses kognitif dan keterampilan mental yang membantu seseorang untuk merencanakan, memantau, dan melaksanakan tujuannya.

Fungsi eksekutif bekerja layaknya “manajer proyek” yang membangun struktur, mengoordinasikan berbagai tugas, dan menentukan tindakan yang diperlukan agar proyeknya berjalan dengan baik.

Sebaliknya, anak dengan disfungsi eksekutif sering kali kesulitan menganalisis, merencanakan, mengatur, menjadwalkan, dan menyelesaikan tugas ini membuatnya mudah frustrasi.

Dan seperti tonggak perkembangan lainnya, anak-anak bisa mengalami tantangan atau keterlambatan. Oleh karena itu, memahami bagaimana fungsi ini berkembang sangat penting bagi orang tua agar bisa memberikan stimulasi yang tepat.

Fungsi eksekutif terdiri dari tiga komponen dasar (basic executive function) dan berkembang menjadi enam keterampilan yang lebih kompleks (advanced executive function). Berikut penjelasannya.

Basic Executive Function

  1. Working Memory – Kemampuan menyimpan dan mengelola informasi untuk digunakan dalam menyelesaikan tugas. Contoh: Mengingat instruksi berurutan seperti “lepas sepatu, lalu kembalikan di rak”.
  2. Inhibitory Control – Kemampuan menahan impuls dan mengendalikan diri. Contoh: Menunggu giliran bermain perosotan tanpa menyela antrean.
  3. Cognitive Flexibility – Kemampuan untuk berpikir fleksibel dan beradaptasi dengan perubahan situasi. Contoh: Menerima aturan baru tanpa marah.

Advanced Executive Function (Fungsi Eksekutif Lanjutan)

  1. Planning & Organizing – Kemampuan menyusun strategi dan mengatur langkah-langkah untuk mencapai tujuan. Contoh: Merapikan mainan berdasarkan kategorinya.
  2. Time Management – Kemampuan memperkirakan dan mengelola waktu untuk menyelesaikan tugas. Contoh: Menyelesaikan PR sebelum bermain.
  3. Problem Solving – Kemampuan mencari solusi dalam situasi sulit. Contoh: Memanjat kursi untuk menggapai barang di atasnya.
  4. Attention Control – Kemampuan fokus pada tugas tanpa mudah terdistraksi. Contoh: Tetap menyelesaikan puzzle meskipun temannya bermain mainan lain.
  5. Emotional Regulation – Kemampuan mengelola emosi dan menenangkan diri saat menghadapi frustrasi. Contoh: Tidak tantrum saat permintaannya tidak dituruti.
  6. Self-Monitoring – Kemampuan mengevaluasi tindakan sendiri dan memperbaikinya jika perlu. Contoh: Menyadari kesalahan saat mengerjakan PR dan mencoba memperbaikinya sendiri.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....