Apple Ingin Chip Perusahaan China, Tunggu Restu Donald Trump
- 30 Jun 2026 21:57 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Apple sedang melobi pemerintah Amerika Serikat untuk membeli chip memori dan storage dari perusahaan China yang masuk daftar hitam. Ini merupakan strategi Apple untuk mengakali masalah pasokan chip memori yang harganya terus naik.
dilansir dari detik.com, Perusahaan yang dimaksud adalah ChangXin Memory Technologies (CXMT), yang belum lama ini dimasukkan dalam daftar 1260H oleh Kementerian Pertahanan AS. Perusahaan yang dimasukkan dalam daftar tersebut diyakini memiliki hubungan dengan militer China.
Apple pertama kali mendekati Kementerian Perdagangan AS tentang rencana ini sekitar satu bulan yang lalu, menurut laporan Financial Times. Produsen iPhone itu juga mulai berdiskusi dengan koneksinya di Washington.
Membeli chip memori dari CXMT dapat membantu Apple mengatasi kekurangan chip memori saat ini. Apple baru saja menaikkan harga sebagian besar perangkatnya, tak lama setelah CEO Tim Cook memperingatkan bahwa mereka tidak bisa lagi menghindari dampak krisis memori.
CXMT ditetapkan sebagai perusahaan militer China oleh Kementerian Pertahanan AS di bawah pemerintahan Joe Biden. Tahun lalu, CXMT bersama perusahaan lainnya disetujui untuk dimasukkan ke Daftar Entitas milik Kementerian Perdagangan AS.
Belum diketahui apakah pemerintahan Donald Trump akan memberikan izin kepada Apple. Saat ini Apple mendapatkan pasokan chip memori dari perusahaan AS Micron serta perusahaan Korea Selatan Samsung dan SK Hynix.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....