Huawei Pilih Strategi Kecepatan untuk Hadapi Persaingan Teknologi Global
- 29 Mei 2026 22:24 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perusahaan teknologi Huawei disebut mengambil langkah agresif untuk mempercepat pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI di tengah ketatnya persaingan industri global. Reuters melaporkan Huawei kini lebih fokus mempercepat produksi dan distribusi chip AI dibanding menunggu pengembangan teknologi yang benar-benar menyamai produk Amerika Serikat.
Langkah tersebut dilakukan ketika perusahaan-perusahaan teknologi China menghadapi pembatasan ekspor chip canggih dari Amerika Serikat. Kondisi itu membuat Huawei harus mencari strategi alternatif agar tetap mampu bersaing dalam pasar AI yang berkembang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.
Reuters menyebut Huawei kini memprioritaskan kecepatan peluncuran produk dan kemampuan memenuhi kebutuhan pasar domestik China. Perusahaan tersebut dinilai ingin memastikan industri teknologi China tidak terlalu bergantung pada pemasok luar negeri, terutama untuk pengembangan pusat data dan layanan AI generatif.
| Baca juga: HarmonyOS 7 Resmi Meluncur |
Chip AI terbaru Huawei, Ascend 910D, disebut mulai digunakan oleh sejumlah perusahaan teknologi dan lembaga pemerintah di China. Meski performanya dinilai belum sepenuhnya menyamai chip buatan NVIDIA, Huawei dianggap mampu menawarkan alternatif yang lebih mudah diakses oleh pasar dalam negeri China.
“Kecepatan menjadi faktor paling penting saat ini,” ujar Dylan Patel, pendiri SemiAnalysis, seperti dikutip Reuters.
Reuters melaporkan Huawei juga aktif bekerja sama dengan perusahaan teknologi lokal untuk memperkuat ekosistem AI di China. Selain mengembangkan chip, perusahaan itu ikut membangun perangkat lunak dan sistem pendukung agar teknologi mereka dapat digunakan lebih luas oleh industri domestik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat adopsi teknologi AI buatan dalam negeri.
| Baca juga: Huawei MatePad Mini Siap Meluncur |
Di sisi lain, sejumlah analis menilai Huawei masih menghadapi tantangan besar dalam mengejar dominasi perusahaan chip Amerika Serikat. Pembatasan akses terhadap teknologi manufaktur semikonduktor paling canggih membuat perusahaan China harus mencari solusi lain untuk meningkatkan performa produk mereka.
“China sedang mencoba membangun rantai pasok teknologinya sendiri,” kata Paul Triolo dari Albright Stonebridge Group kepada Reuters.
Menurut Reuters, strategi Huawei menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi China mulai mengubah pendekatan dalam persaingan global dengan lebih menekankan kecepatan distribusi dan penguatan pasar domestik di tengah tekanan geopolitik internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....