Investasi Raksasa Microsoft Dorong Teknologi AI Jepang
- 03 Apr 2026 13:37 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perusahaan teknologi global Microsoft mengumumkan komitmennya untuk menggelontorkan dana sebesar 1,6 triliun yen atau sekitar 10 miliar dolar AS ke Jepang dalam rentang waktu 2026 hingga 2029. Dana tersebut akan difokuskan pada pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) serta peningkatan sistem pertahanan siber melalui kerja sama dengan pemerintah.
Dilansir dari Reuters, selain investasi fisik, Microsoft juga menargetkan pengembangan sumber daya manusia dengan melatih hingga 1 juta tenaga profesional di bidang teknik dan pengembangan perangkat lunak sebelum 2030. Program ini diperkenalkan dalam kunjungan Wakil Ketua sekaligus Presiden Microsoft, Brad Smith, ke Tokyo. Langkah ini dinilai sejalan dengan agenda Perdana Menteri Sanae Takaichi yang ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi mutakhir tanpa mengabaikan aspek keamanan negara.
Dalam pelaksanaannya, Microsoft akan bermitra dengan sejumlah perusahaan domestik seperti SoftBank dan Sakura Internet untuk memperkuat kapasitas komputasi AI di dalam negeri. Dengan pendekatan ini, data penting milik perusahaan maupun instansi pemerintah dapat tetap disimpan di Jepang, sambil tetap memanfaatkan layanan komputasi awan Microsoft Azure.
Tak hanya itu, kerja sama dengan otoritas Jepang juga akan diperluas, khususnya dalam pertukaran informasi terkait ancaman siber serta upaya pencegahan kejahatan digital yang semakin kompleks.
Microsoft mencatat penggunaan teknologi AI di Jepang terus meningkat sejak 2024. Berdasarkan data internal perusahaan, sekitar 20 persen masyarakat usia produktif telah memanfaatkan teknologi AI generatif dalam aktivitas mereka.
Meski demikian, Jepang diperkirakan akan menghadapi tantangan besar berupa kekurangan tenaga kerja di sektor AI dan robotika, dengan proyeksi defisit lebih dari 3 juta pekerja pada tahun 2040 menurut estimasi pemerintah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....