Dampaknya Manicure bagi Kesehatan Kuku

  • 26 Mar 2026 16:44 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Perawatan kuku seperti manicure menjadi salah satu cara yang banyak dilakukan untuk menjaga penampilan tangan tetap rapi dan menarik. Namun, muncul pertanyaan di masyarakat, benarkah manicure dapat merusak kuku?

Menurut para ahli, manicure pada dasarnya aman dilakukan selama dilakukan dengan cara yang benar dan tidak berlebihan. Namun, jika terlalu sering atau menggunakan bahan kimia keras, perawatan ini berpotensi menimbulkan masalah pada kuku.

Dikutip dari laman Kompas.com pada hari Kamis, 26 Maret 2026, dokter kulit menjelaskan bahwa penggunaan produk seperti aseton untuk menghapus cat kuku secara terus-menerus dapat membuat kuku menjadi kering dan rapuh. Selain itu, proses pengikisan permukaan kuku yang terlalu sering juga dapat menipiskan lapisan kuku alami.

Menurut Dr. Stern, penggunaan aseton secara berlebihan dapat menyebabkan kuku menjadi lemah dan mudah patah, serta kulit menjadi iritasi. Selain itu, penggunaan alat yang tidak steril saat manicure juga dapat meningkatkan risiko infeksi pada kuku dan kulit di sekitarnya. Kondisi ini dapat menyebabkan kuku menjadi mudah patah atau bahkan mengalami peradangan.

Untuk mencegah kerusakan, para ahli menyarankan agar manicure dilakukan secukupnya dan tidak terlalu sering. Penting juga untuk memilih tempat perawatan yang menjaga kebersihan alat serta menggunakan produk yang aman. Di sisi lain, menjaga kesehatan kuku dari dalam juga tidak kalah penting, seperti mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga kelembapan kuku dengan menggunakan pelembap khusus. Dengan perawatan yang tepat, manicure tetap bisa menjadi pilihan aman untuk menjaga keindahan kuku tanpa harus mengorbankan kesehatannya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....