Mengenal Rambusa: Buah Legend yang Sudah Langka

  • 18 Feb 2026 08:30 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Di tengah kekayaan hayati Indonesia, ada satu buah yang dulu sering dijumpai dihutan tropis, pinggir sawah, hingga pekarangan rumah, namun kini keberadaannya semakin sulit ditemukan. Buah rambusa atau biasa dikenal dengan sebutan buah ceplukan atau Passiflora Foetida. Rambusa merupakan tanaman merambat liar yang buahnya berukuran kecil, ditutupi selaput serabut seperti jaring, dan memiliki rasa manis asam yang segar saat matang. Bentuknya sering dibandingkan dengan buah markisa mini karena rasanya mirip dan kandungan bijinya yang menyerupai buah markisa.

Meskipun dulu umum ditemukan dihutan tropis Indonesia, keberadaan buah rambusa termasuk buah yang tergolong langka, karena tidak banyak dibudidayakan dan habitatnya makin berkurang. Meskipun jarang dikenal, buah rambusa menyimpan beragam manfaat kesehatan karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Buah yang sudah matang mengandung vitamin C, zat besi, mineral, flavonoid, dan fitronutrien yang bermanfaat untuk tubuh. Beberapa manfaat dari situs kesehatan antara lain mencegah anemia karena zat besinya, serta membantu menjaga kesehatan tulang, tekanan darah, dan sistem kekebalan tubuh.

Namun perlu diketahui bahwa buah rambusa yang masih belum matang beracun dan sebaiknya tidak dikonsumsi, sehingga hanya buah yang matang saja yang boleh dikonsumsi dana man untuk dinikmati. Dengan segala keunikan dan manfaatnya, buah rambusa menjadi salah satu warisan buah tropis yang patut dilestarikan dan dikenalkan kembali ke generasi muda agar tidak hilang dari peredaran sebagai bagian dari kekayaan alam.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....