Polibatam Raih Dua Penghargaan di Anifest.edu@Johor, Bawa Budaya Melayu

  • 19 Sep 2026 11:56 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Program Studi Animasi Politeknik Negeri Batam (Polibatam) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang Anifest.edu@Johor yang digelar di Politeknik Ibrahim Sultan (PIS), Johor, Malaysia, pada 14-15 September 2026, Polibatam mengirimkan dua tim untuk berkompetisi pada kategori Hybrid Animation. Kedua tim tersebut adalah Tim Revive dan Tim Ribbon yang berhasil menembus babak final dalam kompetisi animasi tersebut.

Prestasi membanggakan diraih Tim Revive dengan membawa pulang dua penghargaan sekaligus. Tim tersebut berhasil meraih 1st Runner Up Hybrid Animation Category dan penghargaan Grand Innovation Award. Capaian ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa Polibatam dalam menghasilkan karya animasi yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai institusi pada ajang tingkat internasional.

Dosen pembimbing Tim Revive, Amirul Mu'minin, menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian mahasiswa yang dibimbingnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi hasil dari proses, kerja keras, dan kesungguhan mahasiswa dalam mengembangkan karya hingga mampu tampil kompetitif di hadapan juri. Prestasi tersebut sekaligus menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas dan kemampuan teknis di bidang animasi.

Tak hanya mahasiswa yang tampil dalam ajang tersebut, Program Studi Animasi Polibatam juga mendapat kesempatan untuk berkontribusi dalam rangkaian acara puncak Anifest.edu@Johor. Koordinator Program Studi Animasi Polibatam, Riki, dipercaya menjadi Keynote Speaker. Kesempatan tersebut menjadi ruang bagi Polibatam untuk memperkenalkan perspektif pendidikan dan pengembangan industri animasi, khususnya yang berkaitan dengan potensi budaya di kawasan Melayu.

Dalam pemaparannya, Riki menekankan besarnya kekayaan budaya Melayu yang dapat dikembangkan menjadi sumber inspirasi bagi industri kreatif. Cerita rakyat, sejarah, tradisi, karakter, hingga berbagai unsur budaya lokal memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi Intellectual Property (IP) animasi yang dapat menjangkau pasar global. Pengembangan IP berbasis budaya dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan identitas lokal melalui medium yang dekat dengan generasi muda.

Keikutsertaan Polibatam dalam Anifest.edu@Johor juga memperlihatkan peluang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antara institusi pendidikan di Indonesia dan Malaysia, terutama di bidang animasi dan ekonomi kreatif. Kompetisi internasional semacam ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman baru, membangun jejaring, serta mengukur kualitas karya berdasarkan standar dan perkembangan industri animasi yang lebih luas.

Capaian Tim Revive, keikutsertaan Tim Ribbon di babak final, serta tampilnya Koordinator Program Studi Animasi sebagai pembicara utama menjadi catatan positif bagi pengembangan ekosistem animasi di Polibatam. Prestasi tersebut diharapkan mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi sekaligus menggali kekayaan cerita dan budaya Melayu sebagai sumber karya kreatif yang memiliki nilai budaya dan potensi komersial. Polibatam pun semakin menunjukkan peran perguruan tinggi vokasi dalam menyiapkan talenta kreatif yang mampu berkarya dan berkompetisi di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....