KJRI Penang dan ASDP Matangkan Rencana Ferry Lhokseumawe-Penang

  • 17 Agt 2026 12:52 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mematangkan rencana pembukaan konektivitas pelayaran feri antara Lhokseumawe, Aceh, dan Penang, Malaysia. Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan pada 14 Agustus 2026 dengan fokus pada pengembangan layanan Roll-on/Roll-off (RoRo) sebagai alternatif konektivitas transportasi laut lintas negara.

Dalam rangkaian kunjungan di Penang, tim ASDP melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas pelabuhan yang berpotensi mendukung konektivitas Indonesia-Malaysia. Lokasi yang dikunjungi antara lain Dermaga Air Dalam Butterworth (DADB), Penang Sentral atau Pangkalan Sultan Abdul Halim (PSAH), Pangkalan Raja Tun Uda (PRTU), hingga Swettenham Pier Cruise Terminal.

Pertemuan antara KJRI Penang dan ASDP menjadi momentum strategis untuk membahas potensi pengoperasian rute RoRo dari Pelabuhan Krueng Geukeuh, Lhokseumawe, menuju Penang. Jika terealisasi, konektivitas tersebut dapat membuka alternatif jalur transportasi bagi masyarakat sekaligus mendukung pergerakan barang antara Aceh dan Malaysia.

Layanan RoRo memiliki karakteristik berbeda dengan angkutan laut konvensional karena memungkinkan kendaraan untuk masuk dan keluar kapal melalui sistem ramp. Model layanan tersebut berpotensi memberikan kemudahan dalam distribusi kendaraan dan barang, sekaligus memperkuat konektivitas logistik antara wilayah yang terhubung melalui jalur laut.

Pembahasan tidak hanya berfokus pada rute Aceh-Penang, tetapi juga mencakup peluang penguatan jaringan pelabuhan Sumatera dengan Penang. Salah satu konektivitas yang dijajaki adalah pengembangan jaringan BNCT-Penang Port-Perlis Inland Port, yang dinilai memiliki potensi untuk memperkuat rantai pasok dan distribusi logistik di kawasan.

Kerja sama antarpelabuhan Indonesia dan Malaysia juga menjadi bagian penting dalam pembahasan tersebut. Penguatan konektivitas maritim diharapkan dapat menciptakan jaringan transportasi yang lebih terintegrasi, memperpendek rantai distribusi, serta memberikan pilihan jalur logistik yang lebih efisien bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas negara, ASDP bersama KJRI Penang terus mendorong terwujudnya konektivitas laut yang mendukung mobilitas orang dan barang. Rencana pelayaran Lhokseumawe-Penang diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan transportasi Indonesia dan Malaysia, tetapi juga membuka peluang baru bagi perdagangan, pariwisata, investasi, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Sumatera dan Penang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....