Singapore Red Cross Bantu Korban Gempa Kolombia dan Venezuela
- 14 Agt 2026 06:27 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam- Singapore Red Cross (SRC) menyalurkan bantuan kemanusiaan masing-masing sebesar 50.000 dolar Singapura untuk penanganan gempa bumi di Kolombia dan Venezuela. Bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan Singapura terhadap masyarakat yang terdampak bencana di kedua negara Amerika Selatan tersebut.
Untuk Kolombia, bantuan diberikan menyusul gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat negara itu pada 10 Agustus 2026. Hingga 13 Agustus, gempa tersebut telah menyebabkan sedikitnya 265 orang meninggal dunia, lebih dari 3.500 orang terluka, dan ratusan lainnya masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di sejumlah wilayah terdampak.
Dana sebesar S$50.000 untuk Kolombia akan disalurkan melalui mitra Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, termasuk Palang Merah Kolombia. Bantuan tersebut akan mendukung kebutuhan darurat masyarakat terdampak, seperti penyediaan tempat tinggal sementara, makanan, perlengkapan bantuan penting, serta layanan kesehatan darurat.
Sementara itu, SRC kembali memberikan S$50.000 untuk mendukung upaya bantuan dan pemulihan Palang Merah Venezuela. Bantuan tahap kedua ini menambah komitmen S$100.000 yang sebelumnya telah diberikan pada Juni 2026, sehingga total dukungan SRC untuk respons gempa Venezuela mencapai S$150.000.
Venezuela sebelumnya diguncang dua gempa kuat pada 24 Juni 2026, masing-masing berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5. Menurut data terbaru SRC, bencana tersebut telah menyebabkan lebih dari 6.000 orang meninggal dunia, lebih dari 16.740 orang terluka, dan hampir 18.000 orang kehilangan tempat tinggal.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua Singapore Red Cross Tan Kai Hoe kepada perwakilan diplomatik Venezuela dan Kolombia di Singapura pada kegiatan Humanitarian Night, 12 Agustus 2026. Kegiatan itu merupakan bagian dari Humanitarian Week yang berlangsung 11–15 Agustus dan akan ditutup dengan Singapore Humanitarian Conference ke-11 pada 15 Agustus.
Singapore Red Cross menilai dukungan berkelanjutan diperlukan karena kebutuhan masyarakat terdampak bencana tidak berhenti setelah fase tanggap darurat berakhir. Selain bantuan langsung, upaya pemulihan juga mencakup dukungan kesehatan, layanan psikososial, penyediaan kebutuhan rumah tangga, air bersih, sanitasi, serta tempat tinggal sementara. Solidaritas internasional diharapkan dapat membantu masyarakat Kolombia dan Venezuela memulihkan kehidupan mereka serta membangun kembali wilayah yang terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....