Kuil Buddha di Singapura Gelar Pemberkatan Hewan Peliharaan

  • 29 Jul 2026 07:24 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sebuah kuil Buddha di Singapura kembali menggelar acara pemberkatan hewan peliharaan yang diikuti ratusan warga bersama anjing, kucing, kelinci, burung, hingga berbagai jenis satwa lainnya. Malay Mail melaporkan kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ksitigarbha Bodhisattva sekaligus mengajak masyarakat menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap seluruh makhluk hidup.

Prosesi pemberkatan dipimpin para biksu dengan membacakan doa dan mantra serta memercikkan air suci kepada hewan-hewan yang dibawa para pemiliknya. Selain mendoakan kesehatan dan keselamatan hewan peliharaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara manusia dengan satwa yang telah menjadi bagian dari kehidupan keluarga.

Menurut Malay Mail, acara itu tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga menghadirkan edukasi mengenai pentingnya kepemilikan hewan secara bertanggung jawab. Pengunjung mendapatkan informasi mengenai perawatan hewan, kesejahteraan satwa, serta pentingnya memberikan lingkungan yang aman dan sehat bagi hewan peliharaan.

Sejumlah organisasi kesejahteraan hewan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan membuka layanan konsultasi dan kampanye adopsi satwa. Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk memberikan kesempatan hidup yang lebih baik bagi hewan terlantar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap satwa.

Penyelenggara juga mengajak masyarakat mengurangi praktik pelepasan satwa ke alam liar tanpa perencanaan yang tepat. Langkah tersebut dinilai penting karena pelepasan hewan yang tidak sesuai habitat justru dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan membahayakan kelangsungan hidup satwa itu sendiri.

Kegiatan pemberkatan hewan peliharaan telah menjadi agenda rutin yang mendapat sambutan luas dari masyarakat Singapura. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya keluarga yang datang bersama hewan peliharaan mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian acara sejak pagi hingga siang hari.

Melalui kegiatan tersebut, kuil berharap nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap seluruh makhluk hidup dapat terus ditanamkan kepada masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan ajaran Buddha yang menekankan pentingnya welas asih tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada hewan.

Malay Mail menyebut meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran warga Singapura terhadap kesejahteraan hewan. Selain menjadi kegiatan keagamaan, acara tersebut juga berkembang sebagai wadah edukasi dan kampanye untuk mendorong perlakuan yang lebih baik terhadap satwa peliharaan maupun hewan terlantar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....