Diplomasi Udara Indonesia-Thailand Perkuat Stabilitas Keamanan Kawasan ASEAN

  • 24 Jul 2026 04:47 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Hubungan kerja sama antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Royal Thai Air Force (RTAF) terus diperkuat melalui diplomasi pertahanan yang berfokus pada peningkatan profesionalisme, interoperabilitas, serta kesiapan menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di kawasan. Komitmen tersebut menjadi pembahasan utama dalam pertemuan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., dengan Commander-in-Chief of the Royal Thai Air Force Air Chief Marshal (ACM) Sakesan Kantha di Markas Besar Angkatan Udara, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 22 Juli 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Kasau menegaskan bahwa hubungan antara TNI AU dan Royal Thai Air Force telah terjalin erat selama bertahun-tahun melalui berbagai program kerja sama. Bentuk kolaborasi tersebut mencakup latihan bersama, pendidikan militer, pertukaran personel, pertemuan staf, hingga diskusi profesional yang menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kemampuan kedua angkatan udara.

Kasau juga berharap hubungan yang telah terbangun dapat terus berkembang melalui implementasi berbagai program kerja sama yang telah disepakati. Menurutnya, komunikasi yang intensif, koordinasi yang baik, serta saling berbagi pengalaman akan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan operasional kedua angkatan udara di masa mendatang.

Berbagai isu strategis turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kedua pimpinan angkatan udara membahas perkembangan teknologi pertahanan yang semakin berperan dalam karakter peperangan modern, termasuk keamanan siber, penggunaan pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV), pemanfaatan ruang angkasa, hingga kerja sama dalam bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana atau Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). Selain itu, peningkatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE), pertukaran personel, serta pengembangan latihan bersama juga menjadi bagian penting dalam memperkuat interoperabilitas.

Commander-in-Chief of the Royal Thai Air Force, Air Chief Marshal Sakesan Kantha, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis Thailand di kawasan Asia Tenggara. Ia menilai kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas regional, sehingga kolaborasi di bidang teknologi pertahanan, keamanan siber, pengembangan UAV, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia perlu terus diperkuat untuk menghadapi dinamika lingkungan keamanan global.

Sebagai simbol eratnya hubungan persahabatan dan kerja sama strategis, Kasau menganugerahkan Wing Kehormatan Penerbang Kelas I TNI Angkatan Udara kepada Air Chief Marshal Sakesan Kantha. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan dedikasinya dalam mempererat hubungan persahabatan serta meningkatkan kerja sama yang berkelanjutan antara TNI AU dan Royal Thai Air Force.

Penguatan kerja sama pertahanan udara antara Indonesia dan Thailand sejalan dengan semangat kolaborasi negara-negara ASEAN dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan keamanan kawasan. Melalui peningkatan interoperabilitas, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan teknologi pertahanan, kedua angkatan udara diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan nontradisional maupun ancaman modern secara lebih efektif. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia sekaligus mendukung terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang aman, damai, dan stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....