Festival Film Internasional Malaysia Raih Pengakuan Rekor ASEAN

  • 19 Jul 2026 21:44 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Festival Film Internasional Malaysia (Malaysia International Film Festival/MIFFest) mencatat pencapaian baru setelah memperoleh pengakuan dari ASEAN Records sebagai festival film internasional independen pertama di kawasan yang secara konsisten menampilkan karya sineas dari seluruh negara anggota ASEAN. Malay Mail melaporkan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi MIFFest dalam memperkuat kolaborasi perfilman dan pertukaran budaya di Asia Tenggara.

Penghargaan itu diberikan menjelang penyelenggaraan MIFFest edisi kesembilan yang berlangsung pada 18 hingga 25 Juli 2026 di Kuala Lumpur. Festival tahun ini mengusung tema "Resonance" dan menghadirkan beragam film dari berbagai negara, sekaligus menjadi wadah pertemuan sineas, pelaku industri, serta pecinta film untuk membangun kerja sama lintas negara.

Presiden sekaligus pendiri MIFFest, Joanne Goh, mengatakan, "This recognition belongs to everyone who has believed in MIFFest's vision of connecting cultures through cinema."

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang selama ini mendukung misi festival dalam menjadikan perfilman sebagai jembatan pertukaran budaya di kawasan ASEAN dan dunia.

Selain menghadirkan pemutaran film, MIFFest juga menyelenggarakan berbagai kegiatan industri seperti forum, diskusi, kelas master, dan sesi pertemuan antara sineas dengan pelaku industri perfilman internasional. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dan memperluas akses bagi pembuat film dari Asia Tenggara ke pasar global.

Malay Mail menyebut MIFFest juga melanjutkan program ASEAN On Screen, yang menampilkan karya-karya sineas dari negara-negara Asia Tenggara. Program ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan keragaman budaya kawasan melalui film sekaligus memperkuat posisi ASEAN dalam industri perfilman internasional.

Festival tersebut turut menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi perfilman internasional untuk memperluas jaringan distribusi dan promosi karya sineas ASEAN. Kerja sama ini diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi film-film dari kawasan untuk tampil di festival maupun pasar internasional.

Pengakuan dari ASEAN Records dinilai menjadi tonggak penting bagi perkembangan industri kreatif Malaysia. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan festival film tidak hanya berfungsi sebagai ajang apresiasi karya seni, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan budaya dan kerja sama regional.

Dengan pencapaian tersebut, MIFFest diharapkan terus berkembang sebagai salah satu festival film internasional terkemuka di Asia Tenggara. Malay Mail menilai keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Malaysia sebagai salah satu pusat kegiatan perfilman dan industri kreatif di kawasan ASEAN.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....