AS Desak Samsung dan SK Hynix Bangun Pabrik Chip AI di Amerika Serikat
- 14 Jul 2026 11:02 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Menteri Perdagangan Amerika Serikat Howard Lutnick mendesak dua produsen chip memori terbesar Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, untuk membangun fasilitas produksi chip memori kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat. Desakan tersebut disampaikan saat Lutnick menghadiri acara peletakan batu pertama pabrik baru Micron Technology di Clay, New York, yang menjadi bagian dari upaya Washington memperkuat industri semikonduktor domestik.
Benzinga melaporkan, Lutnick menegaskan bahwa perusahaan yang ingin tetap memasok chip memori ke pasar Amerika memiliki dua pilihan, yakni membangun fasilitas produksi di Amerika Serikat atau menghadapi tarif impor yang sangat tinggi. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah AS untuk mengurangi ketergantungan terhadap rantai pasok luar negeri sekaligus memperkuat sektor manufaktur teknologi tinggi di dalam negeri.
Dalam pidatonya, Howard Lutnick mengatakan, "Mereka tidak punya pilihan selain membangun pabrik chip memori AI di Amerika Serikat." Ia menilai kebutuhan terhadap chip memori berkapasitas tinggi akan terus meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan di berbagai sektor industri.
Dorongan tersebut muncul ketika Micron Technology tengah mempercepat investasi besar-besaran untuk meningkatkan kapasitas produksi chip memori di Amerika Serikat. Pemerintah AS berharap langkah Micron dapat diikuti oleh Samsung Electronics maupun SK Hynix yang selama ini menjadi pemasok utama chip memori dunia, khususnya jenis high-bandwidth memory (HBM) yang banyak digunakan untuk pengembangan AI.
Sementara itu, Samsung Electronics dan SK Hynix diketahui telah mengumumkan rencana investasi besar di Korea Selatan untuk memperkuat ekosistem industri semikonduktor nasional. Namun, pernyataan Lutnick dinilai memperlihatkan besarnya keinginan pemerintah AS agar investasi baru juga diarahkan ke wilayah Amerika guna memperkuat ketahanan rantai pasok domestik.
Benzinga menyebut kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan persaingan investasi di industri semikonduktor global. Selain berlomba mengembangkan teknologi chip AI, berbagai negara kini juga berupaya menarik investasi manufaktur melalui insentif fiskal maupun kebijakan perdagangan untuk mengamankan pasokan komponen strategis di masa depan.
Di sisi lain, langkah Washington juga diperkirakan dapat memengaruhi strategi ekspansi Samsung dan SK Hynix. Kedua perusahaan perlu menyeimbangkan investasi di pasar domestik Korea Selatan dengan peluang memperluas kapasitas produksi di Amerika Serikat yang menawarkan berbagai insentif bagi industri semikonduktor.
Menurut Benzinga, meningkatnya permintaan chip memori untuk pusat data AI menjadi salah satu alasan utama pemerintah Amerika Serikat mempercepat pembangunan industri semikonduktor dalam negeri. Dengan menggandeng produsen global seperti Samsung dan SK Hynix, Washington berharap dapat memperkuat posisi Amerika sebagai salah satu pusat produksi chip AI dunia sekaligus mengurangi risiko gangguan pasokan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....