Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Tokyo, Tidak Picu Tsunami

  • 30 Jun 2026 00:31 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah timur Jepang pada Selasa malam waktu setempat. Mengutip Fox Weather, guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Tokyo dan prefektur di sekitarnya, namun tidak memicu peringatan tsunami.

Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) melaporkan pusat gempa berada di Prefektur Ibaraki dengan kedalaman sekitar 50 kilometer. Guncangan mencapai intensitas bawah 5 pada skala seismik Jepang di beberapa wilayah, sementara masyarakat di Tokyo juga merasakan getaran dengan intensitas yang lebih rendah.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, otoritas Jepang memastikan tidak ada ancaman tsunami akibat gempa tersebut. Masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap tenang, namun tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Mengutip Fox Weather, sejumlah layanan transportasi sempat mengalami gangguan sementara sebagai bagian dari prosedur keselamatan. Beberapa perjalanan kereta cepat dihentikan sejenak untuk pemeriksaan jalur sebelum kembali beroperasi setelah dinyatakan aman.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap berbagai fasilitas penting, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah Ibaraki. Hingga pemeriksaan awal selesai dilakukan, tidak ditemukan laporan adanya kerusakan maupun kondisi yang membahayakan pada fasilitas tersebut.

Sejauh ini, pemerintah Jepang belum menerima laporan mengenai korban jiwa ataupun kerusakan besar akibat gempa. Aparat penanggulangan bencana tetap melakukan pemantauan di berbagai wilayah untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman.

Jepang merupakan salah satu negara yang paling sering mengalami aktivitas gempa karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire. Kondisi geografis tersebut membuat negara itu memiliki sistem pemantauan gempa dan peringatan dini yang sangat cepat untuk mengurangi risiko bencana.

Mengutip Fox Weather, respons cepat pemerintah dan lembaga terkait menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana yang telah lama diterapkan di Jepang. Sistem tersebut memungkinkan informasi mengenai gempa dan potensi dampaknya segera disampaikan kepada masyarakat sehingga langkah-langkah keselamatan dapat dilakukan sesegera mungkin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....