Jepang Tegaskan Tetap Buka Jalur Dialog dengan China
- 01 Jun 2026 12:16 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Jepang menegaskan tetap membuka peluang dialog dengan China meski hubungan kedua negara masih diwarnai ketegangan politik dan keamanan kawasan. The Straits Times melaporkan pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perselisihan mengenai isu Taiwan dan penguatan militer Jepang dalam beberapa waktu terakhir.
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengatakan komunikasi tetap penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan antara Tokyo dan Beijing. Jepang menilai hubungan yang stabil dengan China tetap dibutuhkan karena kedua negara memiliki keterkaitan besar di sektor ekonomi maupun keamanan kawasan Asia.
“Jepang selalu membuka pintu untuk dialog dengan China,” ujar Sanae Takaichi seperti dikutip The Straits Times.
Ketegangan hubungan kedua negara meningkat sejak Jepang memperkuat kebijakan pertahanan dan meningkatkan kerja sama keamanan dengan negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik. China sebelumnya menuduh Jepang kembali mengarah pada “militarisme baru” setelah Tokyo memperbesar anggaran pertahanan dan melonggarkan aturan ekspor senjata.
Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menolak tuduhan tersebut dan menilai penguatan pertahanan Jepang dilakukan secara transparan sesuai hukum internasional. Jepang juga menyebut langkah itu sebagai respons terhadap situasi keamanan regional yang semakin kompleks.
“Tidak ada yang lebih jauh dari kebenaran dibanding tuduhan itu,” kata Shinjiro Koizumi saat menanggapi tuduhan mengenai “militarisme baru” Jepang.
The Straits Times melaporkan hubungan Jepang dan China memburuk sejak pernyataan Tokyo mengenai kemungkinan respons terhadap konflik Taiwan. Beijing menganggap pernyataan tersebut sebagai bentuk campur tangan terhadap urusan domestik China dan sempat mengambil sejumlah langkah balasan di bidang ekonomi serta diplomatik.
Meski demikian, Jepang menegaskan ingin tetap menjaga hubungan yang konstruktif dengan China melalui jalur komunikasi dan diplomasi. Pemerintah Jepang menilai dialog tetap menjadi cara penting untuk mencegah konflik lebih besar di kawasan Asia Timur yang saat ini menghadapi berbagai ketegangan geopolitik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....