Bos Ferrari Bela Mobil Listrik Perdana di Tengah Gelombang Kritik
- 29 Mei 2026 22:23 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Produsen mobil sport mewah Ferrari mendapat sorotan besar setelah meluncurkan mobil listrik pertamanya yang diberi nama Luce. Mobil tersebut langsung memicu perdebatan di media sosial karena desainnya dianggap berbeda jauh dari identitas Ferrari selama ini. The Telegraph melaporkan banyak penggemar menilai mobil itu terlalu futuristis dan tidak lagi mencerminkan ciri khas Ferrari bermesin bensin.
Luce diperkenalkan dalam acara besar di Roma dan menjadi mobil listrik penuh pertama Ferrari. Berbeda dari model Ferrari sebelumnya yang identik dengan bodi rendah dan dua kursi, Luce hadir sebagai mobil empat pintu dengan lima kursi penumpang. Desain tersebut membuat sebagian penggemar terkejut karena dianggap meninggalkan tradisi Ferrari sebagai produsen supercar klasik.
Meski menuai kritik, CEO Ferrari Benedetto Vigna membela keputusan perusahaan menghadirkan mobil listrik tersebut. Ia mengatakan minat konsumen terhadap Luce tetap tinggi, bahkan sejak hari pertama peluncuran. Ferrari juga mengklaim sudah menerima pembayaran awal dari sejumlah calon pembeli.
“Ada minat yang sangat kuat, termasuk dari pelanggan baru,” kata Benedetto Vigna seperti dikutip Reuters.
Ferrari menyebut Luce tidak dibuat untuk menggantikan mobil bermesin bensin maupun hybrid. Perusahaan justru ingin menambah pilihan kendaraan bagi konsumen di tengah perubahan industri otomotif global menuju kendaraan listrik. Menurut Vigna, Ferrari tetap akan memproduksi mobil dengan mesin konvensional karena keputusan akhir tetap berada di tangan pelanggan.
Harga Luce yang mencapai sekitar 550 ribu euro atau setara lebih dari Rp9 miliar juga menjadi perhatian publik. Banyak pihak mempertanyakan nilai mobil tersebut, terutama karena desainnya dianggap tidak sesuai dengan identitas Ferrari. Namun Ferrari menilai harga tersebut sebanding dengan teknologi dan inovasi yang ditawarkan.
“Inovasi memang harus dibayar,” ujar Benedetto Vigna saat menjelaskan tingginya harga mobil listrik Ferrari tersebut.
The Telegraph melaporkan kemunculan Luce menunjukkan bagaimana Ferrari mulai beradaptasi dengan era kendaraan listrik meski menghadapi tantangan besar dari para penggemar setianya sendiri. Di tengah kritik yang terus bermunculan, Ferrari tetap optimistis mobil listrik pertamanya dapat membuka pasar baru sekaligus menjaga posisi perusahaan di industri otomotif mewah dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....