Latihan Antiteror Singapura Libatkan Seribu Personel Gabungan Nasional

  • 06 Mei 2026 22:47 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Lebih dari 1.000 personel gabungan dari berbagai instansi keamanan ambil bagian dalam latihan penanggulangan terorisme berskala besar di Singapura. Latihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi ancaman teror yang semakin kompleks dan dinamis.

Kegiatan bertajuk Exercise Nexus Resolve tersebut berlangsung selama dua hari, 5 hingga 6 Mei, di Home Team Tactical Centre dan Changi Airport. Latihan ini melibatkan Singapore Police Force, Singapore Armed Forces, Singapore Civil Defence Force, serta unsur sektor penerbangan.

Dalam simulasi yang dilakukan, skenario serangan teroris di pusat perbelanjaan dan pembajakan pesawat terjadi hampir bersamaan. Hal ini dirancang untuk menguji kemampuan koordinasi, komando, serta respons cepat antarinstansi dalam menghadapi situasi krisis yang berlangsung secara simultan.

Tim respons dari kepolisian dan militer dikerahkan untuk menangani berbagai ancaman tingkat tinggi, mulai dari serangan bersenjata di ruang publik, penyanderaan, hingga deteksi bahan peledak rakitan. Unit elit militer juga turut dilibatkan dalam operasi pembebasan sandera, bekerja sama dengan unit khusus kepolisian.

Di kawasan bandara, personel keamanan berkolaborasi dengan operator penerbangan untuk memastikan area tetap aman sekaligus menjaga kelangsungan operasional bandara. Latihan ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara keamanan dan kelancaran aktivitas di salah satu bandara tersibuk di dunia.

Selain itu, kemampuan penanganan korban massal oleh tim pertahanan sipil juga diuji dalam kondisi tekanan waktu tinggi. Hal ini penting untuk memastikan respons medis dan evakuasi dapat dilakukan secara cepat dan efektif dalam situasi darurat.

Pejabat keamanan setempat menegaskan bahwa latihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapan nasional serta memperkuat kepercayaan publik. Ke depan, latihan terpadu lintas instansi akan terus dilakukan guna menghadapi berbagai potensi ancaman keamanan yang dapat memengaruhi stabilitas negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....