LTA Batasi Penggunaan Pintu Ketiga Bus Demi Keselamatan
- 04 Mei 2026 14:57 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Otoritas transportasi Land Transport Authority (LTA) mengumumkan bahwa pintu ketiga pada sebagian bus umum tidak digunakan untuk turun penumpang di beberapa halte tertentu. Kebijakan ini diambil demi alasan keselamatan, terutama di lokasi yang memiliki keterbatasan infrastruktur.
LTA saat ini tengah melakukan pekerjaan modifikasi di sejumlah halte untuk mendukung operasional lebih dari 500 bus umum yang memiliki tiga pintu. Langkah ini bertujuan memperlancar proses naik dan turun penumpang, khususnya pada rute dengan volume penumpang tinggi.
Namun, tidak semua halte dapat dimodifikasi karena keterbatasan ruang dan kondisi fisik lokasi. Di beberapa titik, pintu ketiga bus justru terbuka langsung ke jalan raya atau area yang tidak memiliki platform yang memadai, sehingga berpotensi membahayakan penumpang.
Beberapa contoh lokasi yang terdampak antara lain halte di kawasan Telok Kurau Road yang berada di antara akses keluar bangunan, serta halte lain yang memungkinkan penumpang turun ke area rumput atau bahkan terhalang struktur seperti tiang dan pagar pembatas. Kondisi ini membuat penggunaan pintu ketiga tidak selalu aman.
Menurut data LTA, saat ini terdapat sekitar 440 bus satu tingkat dan 100 bus tingkat dua yang dilengkapi tiga pintu dalam armada transportasi publik. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2017, konsep ini dinilai mampu mempercepat arus penumpang, terutama pada jam sibuk.
Ke depan, LTA juga berencana menambah sekitar 300 bus listrik tingkat dua dengan tiga pintu mulai akhir 2026. Inovasi ini sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi transportasi sekaligus mendukung target keberlanjutan lingkungan di sektor transportasi publik.
Meski demikian, sejumlah penumpang mengaku masih mengalami kebingungan ketika pintu ketiga tidak dibuka di halte tertentu. Oleh karena itu, operator bus seperti Go-Ahead Singapore menegaskan bahwa pengemudi telah dilatih untuk hanya membuka pintu tersebut di halte yang telah disetujui, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna transportasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....