Singapura Perkuat Kapabilitas Nuklir Demi Keamanan Energi Masa
- 24 Apr 2026 23:09 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Singapore kembali memperkuat langkah strategisnya dalam pengembangan teknologi nuklir dengan menandatangani kerangka kerja sama teknis keempat bersama International Atomic Energy Agency (IAEA) untuk periode 2026 hingga 2031. Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan kapabilitas keselamatan nuklir di tengah meningkatnya minat kawasan terhadap energi nuklir serta kebutuhan akan sumber energi rendah karbon yang andal.
Melalui National Environment Agency (NEA), pemerintah Singapura menegaskan bahwa kerja sama ini akan mendukung upaya nasional dalam menilai kelayakan penggunaan energi nuklir. Enam prioritas utama dalam kerangka tersebut mencakup keselamatan dan keamanan nuklir, lingkungan, keamanan pangan, kesehatan manusia, energi, serta aplikasi industri. Transfer teknologi dan sumber daya di bidang ini diharapkan mampu memperkuat pembangunan nasional berbasis sains dan inovasi.
NEA menjelaskan bahwa kerangka kerja ini juga dirancang untuk meningkatkan kemampuan Singapura dalam memantau radiasi lingkungan, memperkuat pengujian keamanan pangan berbasis radiokimia, serta meningkatkan kualitas teknologi pencitraan medis dan terapi kanker. Selain itu, pengembangan kapasitas dalam menilai teknologi energi baru menjadi fokus penting, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan energi yang terus meningkat.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari berbagai program kerja sama sebelumnya yang telah memberikan fondasi kuat bagi Singapura dalam memanfaatkan teknologi nuklir secara aman dan bertanggung jawab. Dengan keterbatasan sumber energi terbarukan domestik, energi nuklir dipandang sebagai salah satu opsi potensial untuk mencapai target emisi nol bersih sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional, meskipun keputusan final terkait implementasinya masih dalam tahap kajian.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, NEA juga menjalin kerja sama dengan US Nuclear Regulatory Commission guna mengembangkan program pelatihan keselamatan nuklir. Selain itu, sejumlah studi tengah dilakukan untuk menilai standar keselamatan internasional dan dampak lingkungan dari fasilitas nuklir. Melalui pendekatan bertahap dan berbasis kajian ilmiah, Singapura berupaya memastikan setiap langkah dalam pengembangan energi nuklir tetap mengutamakan keselamatan publik dan keberlanjutan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....