Petronas Bidik Terengganu sebagai Pusat Proyek Karbon Berbasis Alam
- 21 Apr 2026 21:15 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perusahaan energi nasional Malaysia, Petronas, tengah menjajaki pengembangan proyek penyerap karbon berbasis alam di wilayah Terengganu. Mengutip Rigzone, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung target pengurangan emisi karbon jangka panjang.
Inisiatif tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Petronas dan pemerintah setempat. Dalam kerja sama ini, kedua pihak akan mengidentifikasi serta menilai lokasi-lokasi potensial di Terengganu yang dapat dikembangkan menjadi proyek berbasis solusi alami atau nature-based solutions.
Petronas menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi, tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat sekitar. “Proyek-proyek ini ditujukan untuk menghasilkan kredit karbon berkualitas tinggi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi komunitas lokal serta mendukung konservasi lingkungan,” demikian press release perusahaan.
Pemerintah daerah Terengganu menyambut baik rencana tersebut. Sekretaris Negara Terengganu, Mohd Azmi Mohamad Daham, menyebut wilayahnya memiliki potensi besar dalam pengembangan solusi berbasis alam. “Terengganu diberkahi dengan ekosistem alam yang beragam yang memiliki potensi besar untuk solusi berbasis alam,” ujarnya.
Pengembangan proyek ini juga sejalan dengan komitmen Petronas dalam mencapai target nol emisi karbon pada 2050. Perusahaan menilai bahwa kredit karbon dari proyek berbasis alam akan menjadi bagian penting dalam mengatasi emisi yang sulit dikurangi melalui teknologi konvensional.
Selain itu, proyek ini diharapkan mampu memperkuat peran Malaysia dalam pengembangan industri karbon di kawasan Asia Tenggara. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, pendekatan ini dinilai dapat menjadi solusi berkelanjutan yang menggabungkan aspek ekonomi dan lingkungan.
Secara keseluruhan, langkah Petronas ini mencerminkan pergeseran strategi industri energi menuju pendekatan yang lebih ramah lingkungan. Di tengah tekanan global untuk menekan emisi, investasi pada solusi berbasis alam menjadi salah satu alternatif yang semakin mendapat perhatian di tingkat internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....