Uber Perluas Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik

  • 20 Feb 2026 20:40 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Uber mulai memperkuat investasi pada infrastruktur pengisian kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju armada yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi salah satu hambatan utama adopsi kendaraan listrik, yakni keterbatasan fasilitas pengisian daya, dikutip dari The New York Times.

Perusahaan ride-hailing tersebut disebut tidak hanya bergantung pada jaringan publik, tetapi juga mendorong pembangunan stasiun pengisian di lokasi-lokasi strategis yang dekat dengan aktivitas pengemudi. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi waktu tunggu saat pengisian daya.

Menurut laporan tersebut, Uber juga menjalin kemitraan dengan berbagai penyedia infrastruktur untuk mempercepat ekspansi jaringan pengisian. Kolaborasi ini memungkinkan perusahaan memastikan ketersediaan fasilitas di kota-kota dengan tingkat penggunaan tinggi, terutama di wilayah perkotaan padat.

Dalam artikelnya, disebutkan bahwa kebutuhan pengisian daya menjadi tantangan besar bagi pengemudi yang beralih ke kendaraan listrik, baik dari sisi biaya maupun akses. “Ketersediaan charger menjadi kunci bagi transisi ini,” tulis The New York Times, menekankan pentingnya dukungan infrastruktur agar adopsi kendaraan listrik dapat berjalan optimal.

Langkah Uber ini juga mencerminkan persaingan yang semakin ketat dalam industri transportasi berbasis aplikasi, di mana perusahaan berlomba mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan sekaligus menjaga efisiensi bisnis. Dengan memperluas jaringan pengisian, Uber berharap dapat mempercepat transisi menuju mobilitas rendah emisi di berbagai pasar global.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....