AirFish Siap Layani Rute Batam–Singapura

  • 06 Feb 2026 11:09 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Singapura dan Batam bersiap menghadirkan moda transportasi laut berkecepatan tinggi bernama AirFish, yang ditargetkan mulai melayani penumpang pada rute Singapura–Batam pada paruh kedua tahun 2026.

Rencana tersebut diumumkan oleh ST Engineering AirX, perusahaan patungan antara ST Engineering asal Singapura dan startup Peluca, bersama operator feri BatamFast, dalam ajang Singapore Airshow 2026.

Namun demikian, pengoperasian AirFish masih menunggu penyelesaian seluruh persetujuan regulasi serta sertifikasi akhir dari otoritas terkait di kedua negara.

AirFish merupakan kendaraan laut dengan teknologi wing in ground effect (WIG), yang memanfaatkan efek aerodinamis di atas permukaan air untuk melaju dengan kecepatan tinggi. Kendaraan ini lepas landas dari permukaan laut dan terbang rendah di atas air, sehingga mampu memangkas waktu tempuh dibandingkan feri konvensional.

Dengan teknologi tersebut, perjalanan penumpang lintas negara antara Singapura dan Batam diproyeksikan menjadi lebih singkat dan efisien, sekaligus menawarkan alternatif baru dalam transportasi regional.

AirFish dirancang untuk mengangkut delapan hingga sepuluh penumpang termasuk awak. Saat ini, unit kendaraan masih dalam tahap perakitan di Singapura. Kendaraan ini memiliki panjang sekitar 17 meter dan lebar 15 meter, dengan jangkauan operasional lebih dari 300 mil laut.

Kemampuan jelajah tersebut membuka peluang pengembangan rute ke berbagai destinasi lain di kawasan Asia Tenggara setelah layanan Singapura–Batam beroperasi secara komersial.

Sejak 2024, proses sertifikasi dan persetujuan AirFish telah dilakukan bersama Bureau Veritas sebagai lembaga klasifikasi internasional guna memastikan standar keselamatan dan kelayakan operasional terpenuhi.

Selain rute Singapura–Batam, ST Engineering AirX juga menjajaki kerja sama dengan operator lain, termasuk Wings Over Water Ferries (WOW), untuk membuka rute tambahan di India pada akhir 2026.

Kemitraan antara ST Engineering AirX dan BatamFast dinilai sebagai langkah strategis dalam menghadirkan inovasi transportasi laut sekaligus memperkuat konektivitas regional di Asia Tenggara. Meski demikian, layanan AirFish masih menunggu hasil uji akhir dan persetujuan regulator sebelum resmi dioperasikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....