Timor-Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN

  • 27 Okt 2025 22:20 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: ASEAN resmi menyambut Timor-Leste sebagai anggota ke-11 dalam pertemuan puncak KTT ASEAN ke-47 yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia. Keputusan bersejarah ini menjadi perluasan pertama ASEAN dalam 26 tahun terakhir, setelah Kamboja bergabung pada 1999.

Pengumuman resmi diterbitkan pada pembukaan KTT yang dihadiri para pemimpin negara anggota. Timor-Leste, dengan populasi sekitar 1,3 juta jiwa, kini resmi menjadi bagian dari komunitas regional yang mewakili lebih dari 700 juta penduduk Asia Tenggara.

Upacara penerimaan ditandai dengan penandatanganan dokumen keanggotaan oleh para pemimpin ASEAN bersama Perdana Menteri Timor-Leste Xanana Gusmao. Setelah penandatanganan, bendera Timor-Leste dikibarkan berdampingan dengan bendera negara-negara anggota lainnya dalam simbol persatuan khas ASEAN.

Timor-Leste mengajukan keanggotaan pada tahun 2011 dan mendapat persetujuan prinsip pada 2022, setelah melalui proses panjang berupa peningkatan kapasitas kelembagaan serta penyesuaian terhadap standar politik, ekonomi, dan administratif ASEAN. Proses ini menunjukkan komitmen negara tersebut untuk memenuhi kriteria penuh keanggotaan.

Bergabungnya Timor-Leste mencerminkan komitmen ASEAN terhadap keterbukaan dan integrasi regional di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya persaingan geopolitik. Para pengamat menilai langkah ini menegaskan relevansi dan daya tarik ASEAN sebagai organisasi kawasan yang stabil dan inklusif.

Pertemuan para pemimpin ASEAN di Kuala Lumpur juga menyoroti pentingnya memperkuat persatuan dan ketahanan ekonomi kawasan. Negara-negara anggota sepakat untuk memperdalam integrasi ekonomi melalui peningkatan perdagangan intra-ASEAN, mendorong digitalisasi, serta memperluas kerja sama di bidang ekonomi hijau dan energi bersih.

Selain isu ekonomi, pembahasan turut menyinggung tantangan keamanan kawasan, termasuk peningkatan kejahatan lintas negara dan keamanan siber. ASEAN menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi ancaman tersebut, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan.

Masuknya Timor-Leste diharapkan memperkuat semangat “Unity in Diversity” yang menjadi fondasi ASEAN sejak didirikan pada 1967 oleh lima negara pendiri — Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Kini, dengan sebelas anggota, ASEAN melanjutkan misinya sebagai komunitas yang damai, sejahtera, tangguh, dan berorientasi pada rakyat.

Rangkaian pertemuan KTT ASEAN ke-47 akan berlanjut hingga 28 Oktober 2025, mencakup dialog dengan mitra eksternal seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, India, dan Uni Eropa. Pembahasan diharapkan mencakup isu geopolitik global, perdagangan internasional, serta masa depan kerja sama kawasan di tengah perubahan tatanan dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....