Warga Singapura dan Malaysia Dievakuasi dari Iran

  • 25 Jun 2025 16:32 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Sebanyak 24 orang berhasil dievakuasi dari wilayah konflik di Iran dan tiba dengan selamat di Kuala Lumpur pada 22 Juni 2025. Dari total jumlah tersebut, 17 orang merupakan warga negara Malaysia, disertai enam warga Iran yang memiliki hubungan keluarga dekat dengan WN Malaysia, serta satu warga negara Singapura.

Rombongan evakuasi mendarat di Terminal 1 Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada pukul 23.03 waktu setempat, menggunakan penerbangan Malaysia Airlines MH781 dari Bangkok, Thailand. Kedatangan mereka disambut oleh Wakil Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Malaysia urusan bilateral, Ahmad Rozian Abd Ghani.

Pemimpin rombongan sekaligus Duta Besar Malaysia untuk Iran, Khairi Omar, menyebut proses evakuasi ini sebagai “menantang namun berhasil” di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan di kawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa rute evakuasi dipilih sejauh mungkin dari garis depan di wilayah barat Iran, dengan perjalanan darat lebih dari 24 jam keluar dari Teheran ke arah timur, termasuk bermalam di perbatasan.

Evakuasi ini merupakan hasil koordinasi intensif Kedutaan Besar Malaysia di Teheran, yang membawa rombongan menempuh lebih dari 1.000 kilometer menuju perbatasan dengan Turkmenistan. Setelah mendapat izin masuk dari pemerintah Turkmenistan, mereka langsung melanjutkan perjalanan ke Bandara Ashgabat untuk terbang ke Bangkok dan kemudian ke Kuala Lumpur.

Meskipun proses evakuasi berjalan lancar, Duta Besar Khairi mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 12 warga Malaysia yang tinggal di Iran, mayoritas merupakan pelajar atau individu yang menikah dengan warga lokal. “Kami terus memantau kondisi mereka. Beberapa telah berpindah tempat karena alasan keamanan, namun komunikasi tetap kami jaga sebaik mungkin,” ujarnya, memastikan keselamatan para WN Malaysia yang masih berada di Iran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....